
Pantau - Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta meraih penghargaan sebagai Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik dalam ajang Grand Baznas Awards 2026 yang diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas 2026 di Jakarta.
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi UIN Jakarta dalam mendukung pengelolaan zakat melalui pendidikan, penelitian, peningkatan literasi, serta pengembangan program pemberdayaan masyarakat.
Rektor UIN Jakarta Asep Saepudin Jahar menyatakan penghargaan itu menjadi dorongan bagi perguruan tinggi untuk memperkuat perannya dalam pengelolaan zakat yang produktif dan transparan.
“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan sekaligus amanah bagi kami untuk terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pengelolaan zakat yang produktif, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Asep dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/10/2026).
UIN Jakarta menerima penghargaan tersebut bersama empat perguruan tinggi lainnya yang dinilai memiliki kontribusi dalam mendukung pengembangan zakat di Indonesia.
UIN Jakarta Masuk Lima Perguruan Tinggi Pendukung Zakat Terbaik
Dalam ajang Grand Baznas Awards 2026, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terpilih sebagai salah satu lembaga pendidikan penerima penghargaan pendukung zakat terbaik.
Empat perguruan tinggi lain yang memperoleh penghargaan serupa adalah Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Penghargaan untuk UIN Jakarta diterima oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Ahmad Tholabi.
Asep mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi UIN Jakarta untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengelolaan zakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki sumber daya akademik dan keilmuan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan program zakat yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta berbagai pemangku kepentingan.
Rektor UIN Jakarta Dorong Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan Ekonomi
Asep menegaskan zakat tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
Menurutnya, pengelolaan zakat yang baik dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat kemandirian ekonomi, serta memperluas akses terhadap pendidikan.
“Kami berharap zakat tidak hanya menjadi instrumen penghimpunan dan penyaluran dana, tetapi juga mampu mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memperluas kesempatan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Asep berharap pengelolaan zakat dapat terus dikembangkan melalui program yang memberikan manfaat jangka panjang bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Ia menilai kerja sama antara perguruan tinggi dan Baznas perlu diperluas melalui kegiatan pendidikan, penelitian, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi tersebut, hasil kajian akademik diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung penyusunan program zakat yang lebih terukur.
UIN Jakarta Perkuat Literasi Zakat dan Kolaborasi dengan Baznas
Asep menyampaikan peningkatan pemahaman mengenai zakat di lingkungan perguruan tinggi menjadi salah satu perhatian UIN Jakarta.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan literasi zakat di kalangan mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika.
“Kami ingin agar dukungan terhadap zakat semakin kuat, baik melalui peningkatan literasi zakat di kalangan sivitas akademika maupun pengembangan kolaborasi yang menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang terukur dan berkelanjutan,” kata dia.
Menurutnya, peningkatan literasi perlu diikuti dengan pengembangan program yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
UIN Jakarta juga mendorong pemanfaatan kapasitas akademik untuk mendukung pengelolaan zakat yang transparan dan berkelanjutan.
Hasil Riset Perguruan Tinggi Didorong Dukung Pengelolaan Zakat
Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta Ahmad Tholabi menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai zakat melalui pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Menurutnya, hasil penelitian perguruan tinggi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan dan penyaluran zakat.
Karena itu, sinergi antara UIN Jakarta, Baznas, dan berbagai pihak terkait perlu terus diperkuat agar program zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
“Kami memandang zakat bukan hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memberdayakan masyarakat,” ujarnya.
UIN Jakarta berharap penghargaan Grand Baznas Awards 2026 menjadi pendorong untuk meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan literasi, riset, dan program pemberdayaan berbasis zakat.
- Penulis :
- Aditya Yohan




