
Pantau - Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 32 Natuna, Kepulauan Riau, memperkenalkan program pendidikan gratis berasrama dan pembinaan karakter kepada masyarakat melalui kegiatan open house pada Sabtu (17/10/2026).
Program tersebut ditujukan untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya kelompok desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kepala SRT 32 Natuna Bumiselan mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan agar masyarakat memahami sistem pendidikan, fasilitas, serta layanan yang tersedia di Sekolah Rakyat.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan Sekolah Rakyat itu seperti apa," ucap Bumiselan.
SRT 32 Natuna Buka Akses Pendidikan dari SD hingga SMA
Bumiselan menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan satuan pendidikan yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Di SRT 32 Natuna, pemerintah menyediakan layanan pendidikan mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).
Selain kegiatan belajar mengajar, sekolah tersebut menjalankan program pembinaan karakter bagi para siswa.
Pemerintah juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung agar peserta didik dapat mengikuti pendidikan tanpa terbebani biaya kebutuhan sehari-hari.
Fasilitas tersebut meliputi tempat tinggal di asrama, seragam sekolah, sarana pembelajaran, serta kebutuhan hidup siswa.
"Di Sekolah Rakyat, seluruh kebutuhan ditanggung oleh pemerintah," ujar dia.
Warga Diajak Melihat Kelas, Perpustakaan, dan Asrama
Dalam kegiatan open house, SRT 32 Natuna mengundang berbagai unsur masyarakat untuk mengenal lingkungan sekolah secara langsung.
Tamu undangan terdiri atas perwakilan perguruan tinggi, tokoh agama, camat, lurah, kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, serta elemen masyarakat lainnya.
Para tamu disuguhi pertunjukan siswa sebagai bagian dari rangkaian pengenalan program pendidikan.
Setelah itu, mereka diajak mengunjungi sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas, perpustakaan, kamar asrama, dan sarana pendukung lainnya.
Kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat kondisi fasilitas serta lingkungan tempat siswa belajar dan tinggal.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berupaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai penyelenggaraan pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
Siswa Mendapat Makan Tiga Kali Sehari dan Dua Kali Kudapan
Salah seorang siswa SRT 32 Natuna, Endah Sari Lina, mengaku senang dapat mengikuti pendidikan di sekolah tersebut.
Menurut Endah, kebutuhan makan para siswa dipenuhi melalui penyediaan tiga kali makan utama dan dua kali kudapan setiap hari.
Selain makanan, pihak sekolah menyediakan kebutuhan pribadi yang digunakan siswa selama tinggal di asrama.
"Kebutuhan mandi kami juga disediakan," ucapnya.
Endah mengatakan fasilitas dan perhatian dari pihak sekolah membuat dirinya merasa nyaman selama mengikuti kegiatan pendidikan.
Ia juga mengaku mendapatkan pendampingan dari tenaga pendidik, wali asuh, dan wali asrama.
Pembinaan Karakter Jadi Bagian dari Pendidikan
Selain memenuhi kebutuhan akademik dan tempat tinggal, SRT 32 Natuna memberikan perhatian terhadap pembinaan perilaku siswa.
Endah mengatakan para tenaga pendidik dan pengasuh memberikan nasihat ketika terdapat siswa yang melakukan pelanggaran.
Menurutnya, kepala sekolah juga rutin memberikan motivasi agar siswa bersungguh-sungguh dalam belajar.
"Kalau ada yang nakal, dinasihati. Kepala sekolah juga sering menasihati kami agar belajar serius demi masa depan," katanya.
Melalui layanan pendidikan, pemenuhan kebutuhan dasar, dan pembinaan karakter, SRT 32 Natuna berupaya mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
- Penulis :
- Aditya Yohan




