
Pantau - Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tengah merancang konektivitas penerbangan yang menghubungkan Bali, Belitung, dan Bangka melalui konsep 3B untuk memperluas pasar pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Belitung Djoni Alamsyah mengatakan pengembangan konektivitas antarpulau tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat kerja sama pariwisata regional dengan menghubungkan tiga destinasi yang memiliki karakteristik wisata berbeda.
Rencana tersebut disampaikan Djoni seusai menghadiri kegiatan Indonesia Tourism Market and Workshop (ITMW) 2026 di Denpasar, Bali, Minggu (18/10/2026).
"Kami sengaja merancang konektivitas penerbangan yang menghubungkan destinasi wisata yang merupakan sektor unggulan Indonesia sehingga saling melengkapi di tiga pulau itu," kata Djoni dalam keterangan resminya.
Pemkab Belitung Siapkan Konsep Konektivitas Wisata 3B
Djoni menjelaskan bahwa pengembangan pariwisata Belitung membutuhkan kerja sama dengan daerah lain agar mampu menjangkau pasar wisatawan yang lebih luas.
Menurutnya, Belitung tidak dapat mengembangkan sektor pariwisata secara sendiri tanpa membangun konektivitas dan kolaborasi dengan destinasi unggulan lainnya.
Bali dinilai memiliki pengalaman panjang dalam industri pariwisata serta pasar wisata internasional yang kuat.
Sementara itu, Belitung dan Bangka memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan sebagai destinasi pelengkap bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali.
Konsep 3B tidak hanya berfokus pada pembukaan jalur penerbangan atau transportasi laut, tetapi juga mencakup integrasi paket perjalanan dan promosi wisata bersama.
Pemerintah daerah juga berencana membangun kerja sama dengan maskapai penerbangan, agen perjalanan, serta pelaku industri pariwisata untuk mendukung pengembangan konektivitas tersebut.
Wisatawan Bali Diharapkan Melanjutkan Perjalanan ke Belitung dan Bangka
Melalui rencana konektivitas 3B, Pemerintah Kabupaten Belitung berharap wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Bali dapat melanjutkan perjalanan ke Belitung dan Bangka.
Konsep perjalanan lanjutan atau extension trip tersebut diarahkan untuk memberikan lebih banyak pilihan destinasi kepada wisatawan.
Sebaliknya, wisatawan yang mengunjungi Belitung dan Bangka juga diharapkan memiliki akses perjalanan yang lebih mudah menuju Bali.
"Begitu pula sebaliknya maka langkah ini dinilai efektif untuk memperpanjang durasi tinggal dan meningkatkan rata-rata pengeluaran wisatawan," ujarnya.
Djoni menilai keterhubungan ketiga destinasi tersebut berpotensi meningkatkan lama kunjungan wisatawan sekaligus memperluas aktivitas ekonomi sektor pariwisata.
Bali, Belitung, dan Bangka Miliki Keunggulan Wisata Berbeda
Bupati Belitung menjelaskan bahwa masing-masing daerah dalam konsep 3B memiliki daya tarik wisata yang dapat saling melengkapi.
Bali dikenal melalui kekuatan pasar wisata internasional dan kekayaan budaya yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Sementara itu, Belitung menawarkan wisata pantai dengan formasi batu granit, wisata bahari, serta kekayaan geologi yang berkaitan dengan kawasan geopark.
Adapun Bangka memiliki potensi wisata bahari, budaya lokal, dan peninggalan sejarah pertambangan timah.
"Sedangkan Bangka memiliki daya tarik wisata bahari, budaya dan sejarah pertambangan timah," katanya.
Perbedaan karakter destinasi tersebut menjadi dasar pengembangan paket perjalanan terpadu yang menghubungkan ketiga pulau.
Pembukaan Rute Penerbangan Masih Memerlukan Kajian Kelayakan
Meski telah dirancang, Djoni menegaskan bahwa pelaksanaan konektivitas Bali-Belitung-Bangka masih membutuhkan kajian secara terukur.
Kajian tersebut mencakup kelayakan rute penerbangan dan transportasi laut, potensi pasar wisatawan, serta kemampuan daya beli calon pengguna layanan.
Pemerintah daerah juga perlu mempertimbangkan kesiapan infrastruktur pendukung dan komitmen mitra industri pariwisata.
Dengan demikian, rencana pengembangan konektivitas 3B belum dapat dipastikan waktu pelaksanaannya sebelum berbagai aspek tersebut dikaji.
Keterlibatan maskapai penerbangan dan pelaku usaha pariwisata menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam merealisasikan gagasan tersebut.
Pemkab Belitung Targetkan Hotel Terisi dan UMKM Ikut Berkembang
Djoni menegaskan bahwa tujuan pengembangan konektivitas 3B bukan sekadar membuka hubungan transportasi antardaerah.
Pemerintah Kabupaten Belitung ingin memastikan peningkatan aktivitas pariwisata memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.
"Yang ingin kami bangun bukan hanya hubungan antardaerah, tetapi sebuah ekosistem pariwisata yang saling menguntungkan. Ketika wisatawan datang, manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat hotel terisi, UMKM bergerak, tenaga kerja terserap dan ekonomi daerah tumbuh," ujarnya.
Peningkatan kunjungan wisatawan diharapkan dapat mendukung tingkat hunian hotel, memperluas pasar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta membuka kesempatan kerja.
Djoni juga berharap konektivitas Bali-Belitung-Bangka dapat menjadi langkah strategis untuk menarik investasi baru di sektor pariwisata.
Pengembangan tersebut diarahkan untuk memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian Belitung secara berkelanjutan.
- Penulis :
- Gerry Eka




