
Pantau - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menyatakan optimisme daerahnya mampu menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 setelah berhasil memfasilitasi penyelenggaraan Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II 2026 di Kota Kupang.
Melki mengatakan keberhasilan penyelenggaraan PESONAS II 2026 menjadi modal penting bagi Pemerintah Provinsi NTT dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menghadapi ajang olahraga nasional yang lebih besar.
“NTT sudah menunjukkan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah yang baik. Pengalaman menyelenggarakan PESONAS ini menjadi modal penting untuk mempersiapkan diri menghadapi PON 2028,” kata Melki di Kupang, Senin (19/10/2026).
Menurutnya, pengalaman menjadi tuan rumah kegiatan olahraga tingkat nasional memberikan kesempatan bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi kesiapan fasilitas, koordinasi, dan kualitas pelayanan kepada peserta.
Kesuksesan PESONAS 2026 Jadi Modal NTT Hadapi PON 2028
Melki menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi NTT yang telah bekerja keras mendukung pelaksanaan PESONAS II 2026.
Dukungan tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan atlet, ofisial, dan delegasi dari berbagai provinsi yang mengikuti ajang olahraga bagi penyandang disabilitas intelektual tersebut.
Menurut Melki, keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya dinilai berdasarkan kelancaran pertandingan, tetapi juga kualitas pelayanan yang diberikan kepada seluruh peserta.
Ia mengungkapkan pelayanan selama pelaksanaan PESONAS mendapat apresiasi dari pengurus pusat Special Olympics Indonesia (SOIna) dan delegasi yang hadir.
“Teman-teman dari berbagai daerah pulang membawa kesan yang baik. Hal-hal yang masih kurang harus kita benahi agar penyelenggaraan kegiatan berikutnya bisa lebih baik,” ujarnya.
Melki menegaskan pengalaman tersebut harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapan NTT dalam menyelenggarakan kegiatan berskala nasional maupun internasional.
Ia meminta seluruh perangkat daerah terus memperbaiki koordinasi dan pelayanan agar berbagai kekurangan yang ditemukan selama pelaksanaan PESONAS dapat segera ditangani.
KONI Tinjau Arena Pertandingan, Pemprov NTT Siapkan Pembenahan Fasilitas
Persiapan NTT menghadapi PON XXII 2028 juga terus dilakukan melalui peninjauan sejumlah arena pertandingan oleh delegasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi kesiapan fasilitas olahraga yang akan digunakan dalam penyelenggaraan PON.
Melki meminta hasil evaluasi terhadap arena pertandingan segera ditindaklanjuti melalui pembenahan fasilitas dan peningkatan koordinasi antarperangkat daerah.
Menurutnya, perencanaan yang matang diperlukan agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipenuhi sebelum pelaksanaan PON 2028.
Pemerintah Provinsi NTT juga terus mendorong kesiapan infrastruktur pendukung untuk memastikan kegiatan olahraga nasional tersebut dapat berlangsung dengan optimal.
Selain fasilitas pertandingan, koordinasi antarlembaga menjadi perhatian pemerintah daerah dalam mempersiapkan penyelenggaraan ajang olahraga empat tahunan tersebut.
NTT Tetapkan Lima Target Kesuksesan PON 2028
Melki menegaskan Pemerintah Provinsi NTT tidak hanya menargetkan keberhasilan sebagai penyelenggara, tetapi juga ingin memastikan PON 2028 memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah daerah menetapkan lima target utama yang harus diwujudkan selama penyelenggaraan PON XXII 2028.
Kelima target tersebut meliputi:
Sukses penyelenggaraan, dengan memastikan seluruh pertandingan dan kegiatan pendukung berlangsung lancar.
Sukses prestasi, melalui peningkatan kemampuan atlet NTT agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Sukses ekonomi, dengan mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, perdagangan, dan sektor jasa.
Sukses pariwisata, melalui promosi destinasi wisata unggulan NTT kepada peserta dan pengunjung.
Sukses administrasi, dengan memastikan pengelolaan anggaran berlangsung transparan, akuntabel, dan sesuai peraturan.
Melki menilai kelima target tersebut membutuhkan komitmen bersama seluruh perangkat daerah dan pihak terkait agar penyelenggaraan PON dapat memberikan dampak jangka panjang.
NTT Targetkan Masuk 10 Besar Klasemen Prestasi PON 2028
Pada aspek prestasi olahraga, Pemerintah Provinsi NTT menargetkan kontingen daerah mampu menembus peringkat 10 besar nasional dalam PON XXII 2028.
Target tersebut akan diupayakan melalui peningkatan kualitas pembinaan atlet serta penguatan budaya berprestasi di berbagai cabang olahraga.
Melki menilai persiapan atlet harus menjadi perhatian penting agar NTT tidak hanya berhasil sebagai tuan rumah, tetapi juga mampu menunjukkan peningkatan prestasi dalam kompetisi.
Pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat pembinaan olahraga untuk mendukung pencapaian target tersebut.
PON 2028 Diharapkan Dongkrak UMKM dan Pariwisata NTT
Selain peningkatan prestasi atlet, penyelenggaraan PON 2028 diharapkan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat NTT.
Melki menilai kegiatan olahraga berskala nasional dapat menjadi penggerak aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, serta berbagai sektor jasa.
Kehadiran atlet, ofisial, dan delegasi dari berbagai daerah diharapkan membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal selama penyelenggaraan berlangsung.
PON 2028 juga akan dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan berbagai destinasi wisata unggulan NTT kepada masyarakat dari seluruh Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap promosi pariwisata dapat menjangkau lebih banyak pengunjung dan memperkuat daya tarik wisata daerah.
Di sisi administrasi, Melki menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia menegaskan keberhasilan PON XXII 2028 harus menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi olahraga, menggerakkan perekonomian masyarakat, dan memperkuat sektor pariwisata NTT secara berkelanjutan.
- Penulis :
- Aditya Yohan




