
Pantau - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026), untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Sidang yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB tersebut akan dihadiri para menteri, wakil menteri, kepala badan dan lembaga terkait, serta jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres).
Berdasarkan pantauan ANTARA, sejumlah menteri, kepala lembaga, dan anggota Watimpres mulai berdatangan ke Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.00 WIB.
Agenda tersebut menjadi bagian dari evaluasi pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran setelah memasuki dua tahun masa kepemimpinan.
Watimpres Diundang Hadiri Sidang Kabinet Paripurna
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Pratikno memastikan seluruh jajaran Watimpres mendapatkan undangan untuk mengikuti Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo.
"Kami dari Watimpres, ketua, wakil ketua, sekretaris, seluruh anggota diundang untuk mengikuti sidang kabinet," ujar Pratikno.
Kehadiran jajaran Watimpres menjadi bagian dari keterlibatan lembaga penasihat Presiden dalam agenda evaluasi dua tahun pemerintahan tersebut.
Selain Watimpres, sejumlah pejabat kementerian dan lembaga negara juga terlihat memasuki kawasan Istana Kepresidenan menjelang dimulainya sidang.
Menteri Perindustrian Siapkan Laporan untuk Presiden Prabowo
Menteri Perindustrian Sarmudji mengatakan pihaknya telah menyiapkan laporan mengenai perkembangan sektor perindustrian untuk disampaikan kepada Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna.
Meski demikian, Sarmudji mengaku belum mengetahui arahan yang akan diberikan Presiden terkait kebijakan dan perkembangan sektor perindustrian.
"Kalau ada kesempatan melaporkan kita laporkan. Tapi kita belum tahu nanti arahan Presiden seperti apa terhadap sektor perindustrian," kata Sarmudji.
Laporan tersebut disiapkan sebagai bahan penyampaian kepada Presiden apabila terdapat kesempatan bagi Kementerian Perindustrian untuk memaparkan perkembangan sektor yang menjadi tanggung jawabnya.
Sejumlah Menteri dan Kepala Lembaga Berdatangan ke Istana
Sejumlah pejabat negara terlihat hadir menjelang pelaksanaan Sidang Kabinet Paripurna yang membahas evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Pejabat yang terlihat hadir antara lain Rektor dan Gubernur Universitas Republik Indonesia Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, serta Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin.
Hadir pula Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Frederica Widyasari Dewi, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, serta Menteri Perindustrian Sarmudji juga terlihat berada di Kompleks Istana Kepresidenan.
Pejabat lainnya yang hadir meliputi Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung, serta Menteri Hukum Supratman Andi Atgas.
Selain itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Tandyo Budi Revita, Menteri Luar Negeri Arrmanata Nasir, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini turut terlihat hadir.
Anggota Watimpres Rocky Gerung, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga termasuk dalam jajaran pejabat yang berdatangan ke Istana.
Sidang Kabinet Bahas Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Sidang Kabinet Paripurna kali ini dijadwalkan membahas evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming sejak mulai menjabat pada Oktober 2024.
Pertemuan tersebut melibatkan jajaran Kabinet Merah Putih bersama pimpinan sejumlah lembaga negara dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Meski agenda utama telah diketahui, rincian pembahasan dalam Sidang Kabinet Paripurna belum disampaikan secara terperinci.
Arahan Presiden Prabowo kepada para menteri dan kepala lembaga, termasuk mengenai sektor perindustrian, juga belum diketahui menjelang pelaksanaan sidang.
Hingga laporan tersebut disampaikan, pemerintah belum mengumumkan hasil evaluasi maupun keputusan yang akan dihasilkan dari Sidang Kabinet Paripurna tersebut.
- Penulis :
- Shila Glorya




