
Pantau - Anggota DPR RI Andina Theresia Narang memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah dengan meninjau Posko Induk Karhutla Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, guna memastikan bantuan peralatan dan kebutuhan sekitar 25 relawan pemadam kebakaran tersalurkan dengan tepat.
Dalam kunjungan reses tersebut, Andina memeriksa pemanfaatan 11 unit mesin pompa air atau alkon yang telah diserahkan beberapa minggu sebelumnya.
Ia juga menyalurkan bantuan sembako, vitamin, susu, dan masker untuk mendukung kesehatan serta kebutuhan dasar para relawan yang bertugas di tengah kondisi kabut asap.
“Beberapa minggu lalu kita sudah memberikan 11 Alkon dan hari ini kita melakukan pengecekan di posko untuk memastikan relawan-relawan ini mendapatkan perhatian,” kata Andina saat dihubungi dari Palangka Raya, Kamis (22/10/2026).
DPR RI Pantau Penggunaan 11 Mesin Pompa Air untuk Pemadaman Karhutla
Andina mengatakan kunjungan ke Posko Induk Karhutla Petuk Katimpun bertujuan memastikan peralatan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemadaman kebakaran di lapangan.
Sebanyak 11 unit alkon sebelumnya disalurkan untuk membantu petugas menangani titik api di wilayah terdampak.
Pengecekan langsung dilakukan sebagai bagian dari pemantauan terhadap kebutuhan relawan dan penggunaan bantuan.
Selain peralatan pemadam, Andina menilai dukungan logistik juga diperlukan agar para relawan dapat terus menjalankan tugasnya.
“Ini adalah satu bentuk warga jaga warga dan tadi juga sudah diberikan bantuan sembako, vitamin, susu dan masker untuk mendukung pekerjaan relawan,” ucapnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu relawan yang masih menghadapi ancaman kebakaran serta paparan kabut asap selama menjalankan tugas.
Sebanyak 25 Relawan Berjibaku Padamkan Kebakaran di Petuk Katimpun
Sekitar 25 relawan terlibat dalam penanganan karhutla di Posko Induk Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya.
Kegiatan pemadaman melibatkan berbagai unsur, termasuk pemerintah kelurahan dan Kelompok Masyarakat Peduli Api.
Para relawan berupaya mengendalikan kebakaran untuk mencegah penyebaran api ke kawasan permukiman.
Andina mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang secara sukarela memberikan waktu dan tenaga dalam penanganan karhutla.
Menurutnya, kondisi kabut asap yang tebal menjadi salah satu tantangan bagi petugas selama proses pemadaman berlangsung.
“Mereka luar biasa, relawan-relawan mau berjuang dan tetap semangat walaupun kondisi asap begitu tebal,” ujarnya.
Ia berharap dukungan peralatan dan kebutuhan dasar dapat membantu para relawan mempertahankan kesiapan selama menangani kebakaran.
Pemantauan Karhutla Dilakukan di Lima Lokasi Kalimantan Tengah
Kunjungan ke Kelurahan Petuk Katimpun merupakan titik kelima dalam rangkaian pemantauan penanganan karhutla yang dilakukan Andina.
Sebelumnya, ia telah mengunjungi sejumlah wilayah di Kabupaten Kapuas, Sukamara, Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi petugas dan kebutuhan penanganan kebakaran di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.
Andina juga mengajak masyarakat berpartisipasi mencegah munculnya titik api baru yang berpotensi memperluas kebakaran.
Ia mengingatkan warga agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah selama kondisi udara terdampak kabut asap.
Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada kelompok rentan, termasuk anak-anak dan lanjut usia.
Pemerintah Kelurahan Apresiasi Bantuan bagi Petugas Karhutla
Lurah Petuk Katimpun Brita menyambut baik perhatian dan bantuan yang diberikan kepada para relawan pemadam kebakaran.
Menurutnya, dukungan tersebut membantu petugas yang bekerja bersama berbagai unsur dalam menangani kebakaran hutan dan lahan.
Brita menilai bantuan logistik dan perhatian terhadap kondisi relawan dapat meningkatkan semangat mereka dalam menjalankan tugas.
"Tentu perhatian seperti ini sangat membantu para petugas untuk lebih semangat dalam memadamkan api serta mencegah munculnya titik-titik api baru," kata Brita.
Penanganan karhutla di Petuk Katimpun masih melibatkan relawan dan unsur pemerintah setempat untuk memadamkan kebakaran serta mencegah kemunculan titik api baru.
- Penulis :
- Aditya Yohan




