HOME  ⁄  Nasional

Khofifah dan Kapolda Jatim Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Iklim Investasi Jawa Timur

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Khofifah dan Kapolda Jatim Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Iklim Investasi Jawa Timur
Foto: (Sumber :Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menerima kunjungan Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim).)

Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperkuat koordinasi dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono untuk menjaga stabilitas keamanan, kepastian hukum, dan iklim investasi agar kegiatan ekonomi di Jawa Timur terus berkembang.

Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan usaha yang aman dan kondusif bagi investor.

Khofifah menegaskan bahwa kerja sama pemerintah daerah dan kepolisian menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelaku usaha sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa iklim investasi di Jawa Timur tetap kondusif sehingga dunia usaha berkembang dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Khofifah di Surabaya, Sabtu (24/10/2026).

Khofifah Tekankan Kepastian Hukum untuk Menarik Investor

Khofifah mengatakan stabilitas sosial dan kepastian hukum memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan investasi di Jawa Timur.

Menurutnya, investor membutuhkan jaminan keamanan dan penegakan hukum yang konsisten sebelum mengembangkan kegiatan usaha.

Kondisi daerah yang kondusif dinilai dapat memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam menjalankan investasi jangka panjang.

Khofifah menjelaskan bahwa daya tarik investasi tidak hanya bergantung pada potensi ekonomi dan ketersediaan infrastruktur.

Faktor keamanan, kepastian hukum, dan hubungan harmonis antara pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan bisnis yang sehat.

“Iklim usaha yang sehat dapat mendorong penciptaan lapangan kerja, memperluas kesempatan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pemprov Jatim dan Polda Perkuat Koordinasi Keamanan

Pertemuan Khofifah dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan kepolisian.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk menjaga ketertiban masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan kegiatan ekonomi.

Khofifah berharap sinergi kedua institusi dapat memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu tujuan investasi strategis di Indonesia.

Pertumbuhan investasi diharapkan mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan memperluas peluang usaha bagi masyarakat.

Pemerintah provinsi juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, penegakan hukum, dan perlindungan hak masyarakat.

Khofifah Dorong Dialog dengan Buruh dan Mahasiswa

Selain menjaga keamanan dan investasi, Khofifah menyoroti pentingnya komunikasi terbuka dengan berbagai kelompok masyarakat.

Ia menyebut kalangan buruh dan mahasiswa sebagai bagian dari elemen masyarakat yang perlu dilibatkan dalam dialog berkelanjutan.

Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati.

Karena itu, pemerintah dan aparat keamanan perlu menyediakan ruang komunikasi agar perbedaan pandangan dapat diselesaikan melalui dialog.

“Kita perlu terus merawat komunikasi, membuka ruang dialog dan membangun saling pengertian. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, tetapi harus kita kelola bersama agar tetap berada dalam koridor hukum serta menjaga suasana yang teduh dan kondusif,” ujarnya.

Khofifah menilai komunikasi yang terpelihara dapat membantu membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat.

Pendekatan dialogis juga diperlukan untuk mencegah persoalan sosial berkembang menjadi ketegangan yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

Stabilitas Daerah Diharapkan Dorong Kesejahteraan Masyarakat

Khofifah menegaskan bahwa keamanan dan keharmonisan sosial merupakan modal penting bagi keberlanjutan pembangunan Jawa Timur.

Kondisi yang aman diharapkan dapat mendukung kegiatan usaha, pendidikan, serta aktivitas sosial masyarakat.

Ia juga meminta agar penanganan berbagai persoalan masyarakat tetap dilakukan sesuai ketentuan hukum dengan menghormati hak warga untuk menyampaikan aspirasi.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap koordinasi dengan Polda Jatim dapat terus diperkuat untuk menjaga stabilitas sekaligus mendukung pembangunan yang merata.

“Melalui koordinasi dan komunikasi yang berkelanjutan, Jawa Timur diharapkan dapat terus menjaga stabilitas daerah sekaligus memperkuat fondasi pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026