HOME  ⁄  Nasional

Wamensos Agus Jabo Apresiasi Lima Inovasi Sosial Karang Taruna dan Prestasi 6.450 Siswa Sekolah Rakyat di Yogyakarta

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Wamensos Agus Jabo Apresiasi Lima Inovasi Sosial Karang Taruna dan Prestasi 6.450 Siswa Sekolah Rakyat di Yogyakarta
Foto: (Sumber :Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono memberikan apresiasi kepada kader Karang Taruna yang menghasilkan inovasi sosial serta siswa Sekolah Rakyat berprestasi dalam Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) Awarding Night 2026 di Yogyakarta, Jum'at (23/10/2026).)

Pantau - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono memberikan apresiasi kepada kader Karang Taruna yang berhasil menciptakan inovasi sosial serta siswa Sekolah Rakyat berprestasi dalam ajang Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) Awarding Night 2026 di Yogyakarta, Jumat (23/10/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas generasi muda dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dalam sambutannya, Agus Jabo menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan Pekan Inovasi Sosial 2026 yang dinilai mampu menghasilkan karya bermanfaat bagi masyarakat.

“Inovasi adalah cara untuk menjawab permasalahan sosial dengan gagasan baru. Saat ini, Karang Taruna Indonesia telah menghasilkan berbagai karya inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya,” ujar Agus Jabo.

Menurutnya, inovasi sosial menjadi salah satu langkah penting dalam menjawab tantangan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan kreativitas dan potensi generasi muda.

Lima Inovasi Sosial Karang Taruna Raih Penghargaan Nasional

Sebanyak lima karya inovatif terpilih sebagai inovasi terbaik dalam Pekan Inovasi Sosial 2026 yang diselenggarakan dalam rangkaian BBNKT.

Kelima karya tersebut meliputi "Dari Sampah Organik Menjadi Siklus Pangan" karya Anggun Tri Cahyanto dan "Biokonversi Sampah Organik" karya Dimas Febrianta Nugroho.

Penghargaan juga diberikan kepada Eko Sujarno melalui inovasi "Lingkungan Hidup Pariwisata", Kris Meilda Setiawati dengan karya "Laboratories Sedusun", serta Mona Losinta melalui inovasi "Aquaponik Drum".

Agus Jabo berharap seluruh inovasi tersebut tidak berhenti sebagai gagasan atau karya kompetisi, tetapi dapat dikembangkan menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat lebih luas.

Ia menilai kreativitas kader Karang Taruna merupakan modal penting dalam menghadirkan solusi terhadap persoalan lingkungan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.

Pengembangan inovasi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Sebanyak 6.450 Siswa Sekolah Rakyat Ikuti Olimpiade Bahasa Asing

Selain mengapresiasi inovasi kader Karang Taruna, Agus Jabo memberikan penghargaan kepada Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) atas kerja samanya dengan Kementerian Sosial dalam menyelenggarakan Olimpiade Bahasa Asing bagi siswa Sekolah Rakyat.

Kompetisi tersebut diikuti sebanyak 6.450 siswa dari 141 Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Tiga bahasa asing yang diperlombakan dalam olimpiade tersebut adalah bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Mandarin.

Setelah melalui sejumlah tahapan seleksi, panitia menetapkan empat juara dari masing-masing kategori bahasa yang dipertandingkan.

Agus Jabo menyebut tingginya partisipasi peserta menjadi bukti bahwa anak-anak Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi tanpa memandang latar belakang ekonomi.

“Anak-anakku, siswa Sekolah Rakyat, kalian adalah bukti bahwa kemiskinan tidak pernah menentukan batas kemampuan seseorang. Latar belakang kalian mungkin berbeda, tetapi kalian memiliki potensi yang sama dengan anak-anak lain di Indonesia,” kata Agus Jabo.

Ia berharap program Sekolah Rakyat dapat terus memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Melalui akses pendidikan tersebut, para siswa diharapkan mampu mengembangkan bakat, meningkatkan keterampilan, serta memperoleh peluang untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Budisatrio Djiwandono Bangga dengan Prestasi Siswa Sekolah Rakyat

Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Budisatrio Djiwandono turut menyampaikan apresiasi terhadap prestasi para siswa Sekolah Rakyat dalam kompetisi bahasa asing tingkat nasional tersebut.

Budisatrio mengaku bangga karena siswa dari keluarga kurang mampu mampu menunjukkan kemampuan yang setara dengan peserta didik dari sekolah lainnya.

“Saya sangat berbahagia dan bangga melihat putra-putri kita tidak kalah dari siswa sekolah lain. Mungkin latar belakang mereka kurang mampu, tetapi mereka menunjukkan bahwa mereka setara dan mampu berprestasi jika diberikan kesempatan,” ujar Budisatrio.

Menurutnya, kesempatan yang diberikan kepada anak-anak dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi menjadi faktor penting dalam mendorong lahirnya prestasi.

Keberhasilan para siswa tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya dukungan pendidikan bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pembelajaran.

Sultan HB X Dorong Inovasi Lingkungan dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pekan Inovasi Sosial Karang Taruna 2026.

Sri Sultan menyoroti sejumlah inovasi yang berfokus pada bidang lingkungan hidup, pertanian, dan ketahanan pangan karena dinilai memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan inovasi secara bertanggung jawab dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat agar hasilnya dapat terus dikembangkan.

“Inovasi yang bernilai selalu menjawab kebutuhan nyata apabila dikelola secara bertanggung jawab dan berkesinambungan,” demikian pesan Sri Sultan.

Melalui penyelenggaraan BBNKT Award 2026, pemerintah bersama Karang Taruna berharap penghargaan terhadap inovasi sosial dan prestasi pendidikan dapat mendorong semakin banyak generasi muda berkontribusi dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat juga diharapkan semakin kuat untuk memastikan berbagai gagasan kreatif dapat diwujudkan menjadi program yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Ketua Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu, serta Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta GKR Condrokirono.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026