HOME  ⁄  Nasional

Polda Metro Jaya Kerahkan 2.938 Personel dalam Operasi Patuh Jaya 2026 Selama 14 Hari, Petugas Wajib Rekam Penindakan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Polda Metro Jaya Kerahkan 2.938 Personel dalam Operasi Patuh Jaya 2026 Selama 14 Hari, Petugas Wajib Rekam Penindakan
Foto: (Sumber :Sejumlah personel Polda Metro Jaya melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Jaya 2026 di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (26/10/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya.)

Pantau - Polda Metro Jaya mengerahkan 2.938 personel gabungan dalam Operasi Patuh Jaya 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, untuk meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di wilayah hukumnya.

Operasi tersebut melibatkan personel Polri, TNI, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto mengatakan seluruh personel yang bertugas akan mendapat pengawasan internal untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan secara profesional dan transparan.

Petugas juga diwajibkan mendokumentasikan tindakan di lapangan menggunakan kamera tubuh atau bodycam maupun perangkat resmi.

Operasi Patuh Jaya 2026 Libatkan 2.938 Personel Gabungan

Pengerahan personel ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Jaya 2026 di Lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (26/10/2026).

Apel tersebut dipimpin Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto dan dihadiri perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta.

Perwakilan TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan PT Jasa Raharja juga menghadiri kegiatan tersebut.

"Operasi ini melibatkan 2.938 personel gabungan untuk memastikan ketertiban dan keselamatan masyarakat pengguna jalan di wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Dadang.

Dari total personel yang dikerahkan, sebanyak 2.798 merupakan anggota Polri sebagai unsur utama pelaksanaan operasi.

Selain itu, sebanyak 80 personel TNI turut dilibatkan untuk mendukung kegiatan tersebut.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengerahkan 30 personel, sedangkan Satpol PP DKI Jakarta menugaskan 30 personel.

Operasi ini dijadwalkan berakhir pada Minggu (8/11/2026).

Petugas Wajib Gunakan Kamera Tubuh Saat Penindakan

Kapolda Metro Jaya menegaskan pentingnya pengawasan terhadap seluruh personel yang bertugas selama operasi berlangsung.

Untuk itu, unsur Provost diterjunkan guna melakukan pengawasan melekat terhadap anggota di lapangan.

Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan petugas menjalankan tugas sesuai ketentuan.

"Pengawasan ketat ini bertujuan memastikan setiap anggota bertindak humanis, transparan, dan terhindar dari potensi penyimpangan," ucapnya.

Selain pengawasan langsung, seluruh tindakan petugas di lapangan wajib didokumentasikan dalam bentuk rekaman video.

Kewajiban tersebut mencakup tindakan penegakan hukum maupun pemberian teguran kepada pengguna jalan.

Dokumentasi dapat dilakukan menggunakan kamera tubuh atau bodycam serta gawai resmi yang digunakan petugas.

Rekaman tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pengawasan internal sekaligus mendukung transparansi penegakan hukum berbasis bukti.

Polisi Akan Datangi Rumah dan Sekolah Pelanggar Lalu Lintas

Operasi Patuh Jaya 2026 juga melibatkan pendekatan edukatif kepada masyarakat melalui kepolisian di tingkat kewilayahan.

Polda Metro Jaya mengoptimalkan peran Polisi Lingkungan Masyarakat (Polmas) yang mengintegrasikan fungsi intelijen dan pembinaan masyarakat di tingkat kepolisian sektor.

Dalam pelaksanaannya, Polmas bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas untuk menindaklanjuti data pelanggaran lalu lintas.

Petugas akan melakukan kunjungan edukatif secara langsung atau door to door ke rumah warga maupun sekolah.

Kunjungan tersebut ditujukan kepada pelanggar lalu lintas yang telah terdata, terutama mereka yang melakukan pelanggaran berulang.

Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan agar masyarakat lebih memahami pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Polda Metro Jaya Perkuat Sinergi Keselamatan Berlalu Lintas

Polda Metro Jaya menyatakan Operasi Patuh Jaya 2026 dilaksanakan melalui kerja sama lintas instansi.

Keterlibatan TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diarahkan untuk mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat pengguna jalan.

Operasi tersebut juga bertujuan menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau kamseltibcarlantas yang kondusif.

Selain penegakan aturan, kegiatan ini menekankan pengawasan personel dan edukasi kepada pelanggar lalu lintas.

Dengan pengerahan 2.938 personel gabungan, Operasi Patuh Jaya 2026 akan berlangsung hingga 8 November 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026