
Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat mendorong pemanfaatan Platform PIJAR untuk memetakan akses pendidikan anak usia dini (PAUD) sekaligus mendata anak prasekolah yang belum mendapatkan layanan pendidikan.
Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Jakarta Pusat Nurhidayat mengatakan platform digital tersebut dapat membantu penguatan program PAUD dan mendukung percepatan wajib belajar satu tahun prasekolah.
Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian lokakarya penguatan Bunda PAUD yang digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat pada Selasa (27/10/2026).
Melalui platform tersebut, para Bunda PAUD diharapkan dapat berbagi informasi, inovasi, dan pengalaman dalam meningkatkan layanan pendidikan bagi anak usia dini.
Platform PIJAR Digunakan untuk Pemetaan Akses PAUD
Nurhidayat menjelaskan bahwa PIJAR merupakan sarana digital yang dirancang untuk mendukung pelaksanaan berbagai program Bunda PAUD di seluruh Indonesia.
Platform tersebut memungkinkan para penggerak PAUD saling bertukar informasi serta mendokumentasikan kegiatan yang telah dilaksanakan.
“Platform PIJAR merupakan portal digital yang menjadi wadah berbagi inspirasi, informasi, dan praktik bagi Bunda PAUD seluruh Indonesia dalam merancang, melaksanakan serta mendokumentasikan berbagai program kerja,” kata Nurhidayat dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Menurutnya, pemanfaatan PIJAR juga penting untuk mengidentifikasi wilayah yang masih membutuhkan peningkatan akses layanan pendidikan prasekolah.
Pendataan anak yang belum terlayani menjadi salah satu perhatian dalam upaya memperluas jangkauan program PAUD.
Nurhidayat berharap inovasi dan program yang telah memberikan manfaat dapat dibagikan melalui PIJAR agar bisa diterapkan di wilayah lain.
Pemkot Jakpus Tekankan Pentingnya Pendidikan Satu Tahun Prasekolah
Nurhidayat menegaskan bahwa pendidikan prasekolah memiliki peran penting dalam mempersiapkan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Pendidikan pada usia dini dinilai dapat membantu membangun kesiapan belajar, karakter, serta kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi.
Karena itu, percepatan wajib belajar satu tahun prasekolah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Pemkot Jakarta Pusat mendorong keterlibatan masyarakat dalam memperluas akses pendidikan anak usia dini.
“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan gerakan ini bukan hanya sebagai program pemerintah, tetapi sebagai gerakan bersama masyarakat Jakarta pusat,” ujar Nurhidayat.
Ia berharap pemanfaatan teknologi digital dapat mendukung kerja sama antara pemerintah, penggerak PAUD, dan masyarakat.
Bunda PAUD Diajak Berbagi Inovasi melalui PIJAR
Kepala Bidang II Bunda PAUD Jakarta Pusat Firdasari turut mendorong pemanfaatan PIJAR sebagai sarana berbagi pengalaman dan praktik baik.
Menurutnya, penguatan peran Bunda PAUD melalui platform tersebut relevan untuk mendukung percepatan wajib belajar satu tahun prasekolah.
Firdasari mengajak para Bunda PAUD mendokumentasikan kegiatan yang telah dilaksanakan serta membagikan inovasi yang bermanfaat bagi anak dan keluarga.
Ia juga menekankan pentingnya memperluas jejaring kerja sama dengan Bunda PAUD dari berbagai wilayah.
"Bersama-sama, kita isi PIJAR dengan kegiatan bermanfaat, bagikan inovasi, ceritakan praktik baik dari wilayah kita dan bangun jejaring dengan Bunda PAUD lainnya,” tutur Firdasari.
Melalui kegiatan lokakarya tersebut, Pemkot Jakarta Pusat berupaya memperkuat pemanfaatan PIJAR dalam mendukung pemerataan akses PAUD dan pelaksanaan program pendidikan prasekolah.
- Penulis :
- Aditya Yohan




