HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jakarta Selatan Pangkas dan Tebang 23 Pohon Rawan Tumbang di Kebayoran Lama untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkot Jakarta Selatan Pangkas dan Tebang 23 Pohon Rawan Tumbang di Kebayoran Lama untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem
Foto: (Sumber :Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Selatan memangkas pohon yang dinilai rawan tumbang di wilayah Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (29/10/2026). ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta..)

Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) melakukan pemangkasan dan penebangan terhadap 23 pohon yang dinilai rawan tumbang di 12 titik wilayah Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi bahaya pohon tumbang, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Jakarta.

Dari total 23 pohon yang ditangani, sebanyak 20 pohon menjalani pemangkasan kategori sedang, sementara tiga pohon lainnya ditebang karena kondisi yang dinilai berisiko.

Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas laporan dan pengaduan masyarakat yang disampaikan secara langsung maupun melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).

Puluhan Pohon Rawan Tumbang Ditangani di 12 Lokasi

Pengawas Penopingan Sudin Tamhut Jakarta Selatan, Sobari, mengatakan Kecamatan Kebayoran Lama menjadi salah satu wilayah yang cukup sering mendapatkan penanganan pemangkasan pohon karena banyaknya laporan masyarakat.

"Wilayah Kecamatan Kebayoran Lama sering kita lakukan pemangkasan karena memang laporannya cukup banyak. Hari ini kita lakukan pemangkasan dengan optimal," kata Sobari di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Menurut Sobari, pemangkasan dan penebangan dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi fisik serta tingkat kerawanan masing-masing pohon.

"Penanganan dilakukan berdasarkan kondisi dan tingkat kerawanan masing-masing pohon," katanya.

Sejumlah pohon yang menjadi sasaran penanganan diketahui memiliki indikasi membahayakan, seperti batang keropos, kondisi pohon yang sudah mati, serta bagian pohon yang berpotensi mengganggu fasilitas umum.

Selain itu, petugas juga menangani pohon dengan batang atau dedaunan yang menutupi penerangan jalan dan mengganggu jaringan kabel udara.

Penanganan tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan warga maupun pengguna jalan.

Pemangkasan Pohon Dilakukan untuk Antisipasi Hujan dan Angin Kencang

Sobari menjelaskan bahwa upaya pencegahan perlu dilakukan sebelum pohon tumbang akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Pohon yang memiliki kondisi batang tidak sehat atau bagian yang berisiko patah dapat membahayakan masyarakat, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang.

Karena itu, petugas melakukan pemangkasan dan penebangan sesuai dengan tingkat kerawanan yang ditemukan di lapangan.

"Mudah-mudahan dengan sudah dirapikan pohon-pohon tersebut, nantinya saat terjadi hujan disertai angin kencang tidak akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ucapnya.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan berharap penanganan tersebut dapat meminimalkan risiko pohon tumbang sekaligus menjaga keamanan lingkungan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Warga Apresiasi Petugas Pasukan Hijau Jakarta Selatan

Salah seorang warga, Farnanda Muhajirin, menyampaikan apresiasi kepada petugas Pasukan Hijau yang secara rutin melakukan pemangkasan pohon rawan tumbang.

Menurutnya, tindakan pencegahan sejak dini penting dilakukan untuk menghindari kecelakaan akibat pohon tumbang, terutama di sepanjang jalan yang digunakan masyarakat setiap hari.

Pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan dinilai dapat memberikan rasa aman bagi warga ketika beraktivitas di luar rumah.

Farnanda juga berharap petugas yang menjalankan tugas pemeliharaan pohon tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama bekerja.

"Semoga petugas terus diberikan kesehatan dan keselamatan dalam bekerja. Sehingga, dapat terus melayani masyarakat dengan optimal," kata Farnanda.

Penanganan terhadap 23 pohon di Kebayoran Lama tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jakarta Selatan dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat dan mengurangi risiko kecelakaan akibat pohon tumbang.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026