
Pantau - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengingatkan masyarakat Indonesia agar mewaspadai situs web palsu yang mengatasnamakan layanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital untuk menghindari penipuan daring atau phishing yang berpotensi menyebabkan pencurian data pribadi.
Direktur Aplikasi Pemerintah Digital Kemkomdigi, Yessi Arnaz Ferari, meminta masyarakat memastikan keaslian alamat situs web pemerintah sebelum melakukan pendaftaran maupun mengakses layanan Perlinsos Digital.
Imbauan tersebut disampaikan Yessi di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Kamis (29/10), menyusul kekhawatiran terhadap potensi penyalahgunaan tautan palsu yang mengatasnamakan layanan perlindungan sosial pemerintah.
Menurut Yessi, masyarakat perlu mengenali ciri-ciri situs web resmi pemerintah agar tidak mudah terkecoh oleh tautan berbahaya yang disebarkan pihak tidak bertanggung jawab.
"Kita perlu membagikan kewaspadaan bahwa jangan sampai masyarakat mengklik link yang salah padahal itu phising, pertama adalah pastikan bahwa layanan pemerintah itu domainnya adalah .go.id," kata Yessi di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis.
Kemkomdigi Pastikan Situs Resmi Perlinsos Digital Menggunakan Domain .go.id
Yessi menjelaskan bahwa salah satu cara mengenali layanan digital resmi pemerintah adalah memeriksa alamat situs web yang menggunakan domain .go.id, yakni domain khusus instansi pemerintah Indonesia.
Untuk mengakses layanan Perlinsos Digital, masyarakat diminta menggunakan alamat resmi perlinsos.kemensos.go.id yang telah ditetapkan pemerintah.
Yessi menegaskan bahwa hingga pernyataan tersebut disampaikan, tidak terdapat situs web alternatif lain untuk mengakses layanan utama Perlinsos Digital.
Masyarakat diingatkan agar tidak sembarangan membuka tautan yang mengatasnamakan Perlinsos Digital, terutama apabila alamat situs web berbeda dari alamat resmi pemerintah.
Kewaspadaan tersebut diperlukan karena situs phishing dapat digunakan pelaku kejahatan siber untuk memperoleh informasi pribadi masyarakat melalui halaman palsu yang menyerupai layanan resmi.
Yessi mengkhawatirkan masyarakat yang seharusnya memperoleh manfaat dari program bantuan sosial justru menjadi korban pencurian data pribadi akibat mengakses tautan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Selain memeriksa alamat situs web, masyarakat diminta mencari informasi terbaru mengenai Perlinsos Digital melalui kanal komunikasi resmi Kementerian Sosial.
Informasi mengenai layanan tersebut dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi Kementerian Sosial, yakni @kemensosri, serta akun X @KemensosRI.
"Jadi masyarakat jangan sembarang main klik, harus dapat informasi yang benar-benar sesuai dengan sumbernya itu aja sih terkait dengan kewaspadaan ini. Jangan sampai nanti warga gak tahu malah klik, salah link dan klik link phising dan berakhir data bocor," kata Yessi.
Pemerintah Ajak Masyarakat Jadi Agen Perlinsos melalui Gerakan Peduli Tetangga
Selain mengingatkan pentingnya keamanan digital, Yessi mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan literasi digital untuk membantu warga lain mengakses layanan Perlinsos Digital.
Ajakan tersebut berkaitan dengan program Gerakan Nasional Peduli Tetangga yang baru diluncurkan Kementerian Sosial untuk memperluas keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan layanan perlindungan sosial berbasis digital.
Melalui gerakan tersebut, warga yang memahami penggunaan teknologi diharapkan dapat memberikan pendampingan kepada masyarakat sekitar yang mengalami kesulitan mengakses layanan pemerintah secara daring.
Yessi menjelaskan bahwa masyarakat yang memiliki kemampuan menggunakan layanan digital dapat berperan sebagai agen Perlinsos untuk membantu tetangga yang membutuhkan pendampingan.
Bentuk bantuan yang dapat diberikan meliputi pendampingan pendaftaran ke sistem Perlinsos Digital hingga membantu proses pengajuan sanggahan apabila diperlukan.
Program Gerakan Nasional Peduli Tetangga membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi sebagai agen Perlinsos tanpa membatasi keterlibatan pada kelompok tertentu.
Keikutsertaan sebagai agen Perlinsos bersifat sukarela sehingga masyarakat dapat memberikan bantuan sesuai kemampuan dan kesediaan masing-masing.
Berdasarkan informasi pengumuman program, pendaftaran agen Perlinsos disebut dapat dilakukan melalui alamat agen-pelinsos.kemensos.go.id, tetapi masyarakat perlu memastikan kembali keaslian alamat tersebut melalui kanal resmi Kementerian Sosial sebelum memasukkan data pribadi.
Pemerintah berharap keterlibatan agen Perlinsos dapat memperluas jangkauan layanan perlindungan sosial, khususnya bagi warga yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital.
Perlinsos Digital Berlaku Nasional 10 November 2026, Targetkan 50 Juta KK
Pemerintah menjadwalkan penerapan Perlinsos Digital secara nasional mulai 10 November 2026 sebagai bagian dari pengembangan sistem layanan perlindungan sosial berbasis digital di Indonesia.
Dalam pelaksanaan program tersebut, pemerintah menargetkan sebanyak 50 juta kepala keluarga (KK) dapat terdaftar ke dalam sistem Perlinsos Digital.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan perlindungan sosial melalui pemanfaatan teknologi digital.
Pemerintah juga menekankan pentingnya peningkatan literasi digital agar masyarakat dapat menggunakan layanan tersebut secara aman dan terhindar dari potensi penipuan.
Melalui penggunaan situs resmi, penyebaran informasi dari kanal pemerintah, serta keterlibatan masyarakat dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga, pemerintah berharap layanan Perlinsos Digital dapat menjangkau lebih banyak warga sekaligus mengurangi risiko pencurian dan kebocoran data pribadi.
- Penulis :
- Shila Glorya




