HOME  ⁄  Nasional

Hebitren Jakarta Gelar Festival Hari Santri di Pondok Gede, Hadirkan Lomba, Bazar UMKM, dan Istighosah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Hebitren Jakarta Gelar Festival Hari Santri di Pondok Gede, Hadirkan Lomba, Bazar UMKM, dan Istighosah
Foto: (Sumber :Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) Jakarta menggelar Festival Hari Santri Jakarta di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (29/10/2026). (ANTARA/HO-Hebitren)..)

Pantau - Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) Jakarta menggelar Festival Hari Santri Jakarta di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (29/10/2026), dengan menghadirkan berbagai perlombaan, bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta istighosah bersama.

Ketua Hebitren Jakarta KH Sofwan Yahya mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada santri dan pengasuh pondok pesantren di DKI Jakarta untuk merayakan Hari Santri Nasional secara langsung.

"Baru kali ini para santri dan pengasuh pondok pesantren di Jakarta dapat merasakan kemeriahan serta kegembiraan perayaan Hari Santri secara langsung dan komprehensif melalui festival ini," kata Sofwan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Festival tersebut juga menjadi sarana mempertemukan komunitas pesantren dengan masyarakat melalui kegiatan budaya, keagamaan, dan ekonomi.

Festival Hari Santri Hadirkan Lima Perlombaan dan Bazar UMKM

Sofwan menjelaskan bahwa Festival Hari Santri Jakarta menyelenggarakan lima cabang perlombaan yang melibatkan kalangan pesantren.

Beberapa perlombaan yang digelar antara lain hadroh dan peragaan busana ramah lingkungan atau eco fashion show.

Selain perlombaan, panitia menghadirkan bazar UMKM yang diikuti unit usaha pesantren dan pelaku usaha dari masyarakat umum.

Kegiatan bazar tersebut memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada pengunjung festival.

Hebitren Jakarta berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat keterlibatan pesantren dalam pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat.

Sofwan juga menginginkan Festival Hari Santri Jakarta menjadi agenda tahunan dengan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Bank DKI.

Istighosah Bersama Jadi Bagian Persiapan 500 Tahun Jakarta

Selain kegiatan perlombaan dan bazar, Festival Hari Santri Jakarta turut dirangkai dengan istighosah bersama.

Sofwan menjelaskan bahwa kegiatan doa bersama tersebut menjadi bagian dari ikhtiar spiritual dalam menyambut persiapan perayaan 500 tahun Jakarta.

Melalui istighosah, penyelenggara berharap rangkaian persiapan peringatan tersebut dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan keagamaan itu sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional yang melibatkan santri dan pengasuh pondok pesantren di Jakarta.

Hebitren Desak Pemprov DKI Segera Sahkan Perda Pesantren

Dalam kesempatan yang sama, Hebitren Jakarta kembali mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pesantren.

Sofwan mengatakan regulasi tersebut diperlukan sebagai payung hukum bagi pengembangan lembaga pendidikan pesantren di wilayah Jakarta.

Menurutnya, meskipun Undang-Undang Pesantren telah disahkan DPR RI, DKI Jakarta hingga kini belum memiliki perda yang secara khusus mengatur pesantren.

Ia menyebut baru tujuh provinsi di Indonesia yang telah menerbitkan peraturan daerah tersebut.

"Kami sangat berharap Pemprov DKI Jakarta dapat segera mengetok palu pengesahan Perda Pesantren ini sebagai hadiah bagi dunia pesantren," ungkap Sofwan.

Hebitren berharap pengesahan regulasi tersebut dapat menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap keberlangsungan dan pengembangan pendidikan pesantren.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026