
Pantau - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, menyambut kehadiran kapal penumpang KM Dorolonda di Pelabuhan Donggala sebagai langkah memperkuat konektivitas transportasi laut sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Bupati Donggala Vera Elena Laruni mengatakan pengoperasian KM Dorolonda menjadi bagian dari upaya membuka kembali akses pelayanan angkutan penumpang melalui Pelabuhan Donggala.
"Hadirnya KM Dorolonda ini bisa meningkatkan mobilitas masyarakat dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian di Kabupaten Donggala," kata Vera di Banawa, Donggala, Minggu (1/11/2026).
Kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) tersebut mulai melayani Pelabuhan Donggala setelah melakukan sandar perdana pada Sabtu (31/10/2026).
Pemerintah daerah berharap kehadiran kapal penumpang tersebut dapat meningkatkan aktivitas transportasi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.
Pemkab Donggala Dorong Penambahan Kapal Penumpang
Vera menyampaikan harapannya agar pelayanan kapal penumpang di Pelabuhan Donggala terus berkembang dengan kehadiran armada lainnya.
Menurut dia, kapal seperti KM Lambelu dan KM Labobar diharapkan dapat memberikan layanan melalui Pelabuhan Donggala pada masa mendatang.
"Tentunya, ini sejalan dengan rencana pengembangan pelabuhan yang telah tertuang dalam Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Teluk Palu," ucapnya.
Pengembangan pelayanan kapal penumpang tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat akses transportasi laut bagi masyarakat Donggala.
Dengan bertambahnya layanan kapal, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan transportasi untuk mendukung mobilitas antardaerah.
Kehadiran KM Dorolonda Buka Peluang Usaha UMKM
Selain memperkuat konektivitas, Vera menilai aktivitas kapal penumpang di Pelabuhan Donggala dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Peluang tersebut terutama terbuka bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beraktivitas di sekitar kawasan pelabuhan.
Menurut dia, kedatangan dan keberangkatan kapal penumpang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyediakan berbagai kebutuhan penumpang.
"Pada intinya pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap hal itu melalui penataan kawasan pelabuhan, termasuk penyediaan tempat usaha dan fasilitas pendukung bagi para pelaku UMKM," sebutnya.
Pemerintah Kabupaten Donggala berkomitmen mendukung pengembangan kegiatan ekonomi melalui penataan kawasan pelabuhan agar aktivitas usaha masyarakat dapat berjalan lebih baik.
Vera juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan peluang ekonomi yang muncul seiring meningkatnya aktivitas transportasi laut.
"Kehadiran kapal-kapal itu dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat," kata dia.
Dua Kapal Penumpang Beroperasi di Pelabuhan Donggala
Saat ini, terdapat dua kapal penumpang yang beroperasi melalui Pelabuhan Donggala.
Kedua kapal tersebut adalah KM Dharma Kencana V milik PT Dharma Lautan Utama dan KM Dorolonda milik PT Pelni.
Sementara itu, KM Lambelu masih melayani angkutan penumpang melalui Pelabuhan Pantoloan, Palu.
Pemerintah Kabupaten Donggala berharap pengembangan layanan kapal penumpang dapat terus dilakukan sejalan dengan rencana pengembangan Pelabuhan Teluk Palu.
Kehadiran KM Dorolonda diharapkan tidak hanya memperluas akses transportasi masyarakat, tetapi juga meningkatkan aktivitas perdagangan dan usaha di sekitar Pelabuhan Donggala.
- Penulis :
- Gerry Eka




