HOME  ⁄  Nasional

Bupati Gowa Darmawangsyah Muin Salurkan Bantuan 3.700 Kemasan Susu dari KemenPPPA untuk 370 Anak

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bupati Gowa Darmawangsyah Muin Salurkan Bantuan 3.700 Kemasan Susu dari KemenPPPA untuk 370 Anak
Foto: (Sumber :Bupati Gowa Darmawangsyah Muin saat membagikan bantuan susu dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kepada ratusan anak di Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Kamis (5/11/2026). ANTARA/HO-Pemkab Gowa.)

Pantau - Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin, menyalurkan bantuan sebanyak 3.700 kemasan susu dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) kepada 370 anak di Kabupaten Gowa sebagai upaya mempercepat penanganan stunting, Kamis (5/11/2026).

Penyerahan bantuan yang berlangsung di Kecamatan Bontomarannu tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam meningkatkan pemenuhan gizi anak sekaligus mempertahankan tren penurunan angka stunting.

Darmawangsyah menyampaikan apresiasi kepada KemenPPPA atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Gowa, khususnya anak-anak yang membutuhkan intervensi pemenuhan gizi.

“Terima kasih kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang telah memberikan bantuan kepada Kabupaten Gowa. Tentu kami ingin bantuan ini dapat segera disalurkan dan kemudian ke depan jumlahnya dapat ditambah,” ujarnya.

Angka Stunting di Gowa Turun dari 33 Persen Menjadi 17 Persen

Darmawangsyah mengungkapkan bahwa angka stunting di Kabupaten Gowa mengalami penurunan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, prevalensi stunting yang sebelumnya berada pada kisaran 33 persen berhasil ditekan menjadi 21 persen hingga mencapai 17 persen saat ini.

Meski menunjukkan perkembangan positif, ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak berpuas diri dan tetap memperkuat program pencegahan serta penanganan stunting.

“Ini adalah prestasi kita dan tentu harus kita banggakan, tetapi bukan untuk berpuas diri. Kita harus terus menjaga capaian ini agar angka stunting tidak kembali meningkat,” tegasnya.

Darmawangsyah menjelaskan bahwa kehadirannya secara langsung dalam penyerahan bantuan susu merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah untuk memastikan program intervensi gizi berjalan optimal.

Ia menegaskan bahwa penanganan stunting tidak cukup hanya berfokus pada penurunan angka, tetapi juga harus memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi secara berkelanjutan.

“Hari ini kita serahkan untuk memastikan bahwa intervensi pemberian susu kepada anak-anak terus kita lakukan. Kita berharap angka stunting yang sudah semakin menurun dapat terus kita jaga agar tidak kembali meningkat,” ujarnya.

Selain penyaluran susu, Darmawangsyah meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk memaksimalkan berbagai program penanganan stunting, termasuk pemberian bantuan telur kepada anak-anak yang terindikasi mengalami gangguan pertumbuhan.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan bantuan susu diberikan sesuai kebutuhan anak serta dikonsumsi dengan tata cara yang tepat agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.

Sebanyak 370 Anak di Tiga Kecamatan Jadi Sasaran Bantuan

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham, menjelaskan bahwa bantuan dari KemenPPPA terdiri atas 103 boks susu Nestle Dancow dengan total 3.700 kemasan.

Setiap anak penerima manfaat mendapatkan 10 kemasan susu yang disalurkan melalui program kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Bantuan tersebut menyasar 370 anak yang pernah terindikasi mengalami stunting dan tersebar di tiga kecamatan, yakni Bontomarannu, Somba Opu, dan Pattallassang.

“Penyaluran bantuan menyasar anak-anak balita berusia 5-8 tahun yang pernah terindikasi stunting dan tersebar di tiga kecamatan, yakni Bontomarannu, Somba Opu, dan Pattallassang,” ucapnya.

Kawaidah menyebut penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui pemenuhan kebutuhan gizi anak.

“Program ini merupakan bentuk kolaborasi dalam mendukung pemenuhan gizi anak. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak penerima dan mendukung upaya penanganan stunting di Kabupaten Gowa,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, program penyaluran susu juga melibatkan pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Gowa sebagai mitra pemerintah dalam mendukung distribusi bantuan kepada masyarakat.

Bupati Gowa Ajak Masyarakat Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Darmawangsyah menambahkan bahwa program pemberian bantuan susu tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, termasuk melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, berbagai program pemenuhan gizi merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

“Jika hari ini beliau memberikan Makan Bergizi Gratis kepada masyarakat, tentu hal tersebut merupakan bagian dari keinginan beliau untuk memastikan anak-anak Indonesia terbebas dari kekurangan gizi dan dapat tumbuh dengan baik. Mari kita sama-sama mendukung program Bapak Presiden untuk mewujudkan Generasi Emas 2045,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Gowa berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat dapat terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan program pemenuhan gizi anak.

Penyaluran bantuan susu kepada ratusan anak tersebut menjadi salah satu langkah intervensi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mempertahankan capaian penurunan stunting sekaligus mencegah munculnya kasus baru.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026