HOME  ⁄  Nasional

Kemendagri Minta Seluruh Camat Bekerja Super Keras Kawal Program Prioritas Prabowo hingga Tingkat Desa

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemendagri Minta Seluruh Camat Bekerja Super Keras Kawal Program Prioritas Prabowo hingga Tingkat Desa
Foto: (Sumber :Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Bina Adwil) Kemendagri Safrizal ZA saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Camat dalam rangka "Mendukung Program Prioritas Presiden" di Jakarta, Kamis (5/11/2026). (ANTARA/HO-Kemendagri).)

Pantau - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta seluruh camat di Indonesia bekerja lebih keras untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto terlaksana dengan baik dan tepat sasaran hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA menegaskan pentingnya peran camat dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah pusat yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan Safrizal saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Camat bertema "Mendukung Program Prioritas Presiden" di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

"Kami berharap bukan saja ekstra keras, tetapi super keras," kata Safrizal dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Kemendagri Minta Camat Perkuat Koordinasi dan Pengawasan Program

Safrizal mengatakan camat memiliki posisi strategis dalam memastikan kebijakan pemerintah pusat dapat dilaksanakan hingga tingkat masyarakat.

Menurutnya, aparat kewilayahan harus memperkuat koordinasi, pendataan, serta identifikasi persoalan yang berpotensi menghambat pelaksanaan program prioritas nasional.

Kemendagri juga meminta camat di wilayah terdampak bencana tetap mengawal program pemerintah meskipun daerahnya sedang menjalani rehabilitasi dan rekonstruksi.

Safrizal menekankan bahwa pelaksanaan program nasional membutuhkan dukungan pemerintah di tingkat kecamatan karena sebagian besar kegiatan langsung berkaitan dengan masyarakat.

"Itu penting sekali untuk aparat kewilayahan di tingkat kecamatan dan desa mengerti betul mengenai program prioritas Presiden ini dan kemudian memberikan support, fasilitasi, koordinasi serta identifikasi agar pelaksanaan program prioritas Presiden ini bisa terlaksana dengan baik dan mencapai sasaran dan target yang ditentukan," ujarnya.

Program MBG, Ketahanan Pangan hingga Pengendalian Inflasi Jadi Prioritas

Kemendagri mengidentifikasi sejumlah program pemerintah yang membutuhkan dukungan langsung dari aparat kewilayahan.

Program tersebut meliputi jaminan rumah, Makan Bergizi Gratis (MBG), pengendalian inflasi, ketahanan pangan, serta pemberantasan penyakit tuberkulosis (TBC).

Safrizal menjelaskan bahwa camat perlu memahami tujuan dan mekanisme pelaksanaan setiap program agar dapat memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan.

Dukungan tersebut mencakup fasilitasi kegiatan, koordinasi antarlembaga, pendataan masyarakat, hingga identifikasi kendala pelaksanaan.

Menurutnya, pembekalan teknis menjadi penting agar camat mengetahui langkah yang harus dilakukan untuk mendukung program pemerintah secara efektif.

Camat Diminta Bantu Pelacakan Pasien TBC

Dalam program pemberantasan tuberkulosis, Kemendagri meminta camat meningkatkan koordinasi dengan tenaga kesehatan dan aparatur terkait di wilayah masing-masing.

Safrizal mencontohkan bahwa aparat kecamatan dapat membantu pelacakan penderita TBC untuk mendukung penanganan penyakit tersebut.

Camat juga diharapkan berperan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjalani pengobatan secara konsisten.

Menurut Safrizal, keterlibatan aparat kewilayahan dapat memperkuat pelaksanaan program kesehatan yang dijalankan kementerian dan lembaga teknis.

"Jadi, pendekatan aparatur kewilayahan ini tentu kita berharap bisa memperkuat program teknis yang diberikan oleh Kementerian dan Lembaga," katanya.

Ribuan Camat Ikuti Rapat Koordinasi Teknis Kemendagri

Rapat koordinasi teknis tersebut diikuti sebanyak 378 camat secara langsung di Jakarta.

Selain peserta yang hadir secara langsung, sekitar 7.000 camat lainnya mengikuti kegiatan melalui pertemuan daring.

Pertemuan itu diselenggarakan untuk memperkuat kapasitas aparat kecamatan dalam mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Melalui pembekalan tersebut, Kemendagri berharap para camat mampu memahami kebutuhan teknis setiap program sekaligus mengidentifikasi persoalan yang muncul di wilayah masing-masing.

Kemendagri juga menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan agar pelaksanaan program pemerintah tetap berjalan, termasuk di daerah yang sedang menjalani pemulihan pascabencana.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026