
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan izin penyelenggaraan liga sepak bola jalanan atau liga aspal di seluruh wilayah Jakarta, termasuk penggunaan fasilitas Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sebagai lokasi pertandingan, dengan syarat tidak merusak taman maupun fasilitas umum.
Kebijakan tersebut disampaikan Pramono saat meresmikan sarana dan prasarana olahraga tinju di kolong jalan layang Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (6/11/2026).
Pramono mengatakan penyelenggaraan liga aspal merupakan salah satu kegiatan positif yang dapat dikembangkan untuk menyalurkan energi dan bakat anak muda.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menjadikan penyediaan fasilitas olahraga sebagai bagian dari strategi mengurangi aksi tawuran di kalangan remaja.
"Jadi, intinya, apa yang dimulai di Jakarta Timur, nanti saya akan izinkan semua daerah untuk mempunyai liga aspal, kalau memang ada. RPTRA juga nggak apa-apa. Yang penting, jangan kemudian merusak taman dan sebagainya," kata Pramono.
Liga Aspal dari Jakarta Timur Bisa Diperluas ke Seluruh Wilayah
Pramono menjelaskan bahwa kegiatan liga aspal yang mulai dikembangkan di Jakarta Timur dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Ibu Kota.
Menurutnya, kegiatan sepak bola jalanan memberikan kesempatan kepada anak muda untuk mengikuti pertandingan olahraga di lingkungan tempat tinggal mereka.
Ia mendukung apabila wilayah lain ingin menyelenggarakan kompetisi serupa dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
Dukungan tersebut mencakup kemungkinan penggunaan RPTRA sebagai tempat berlangsungnya pertandingan.
Meski demikian, Pramono mengingatkan agar kegiatan olahraga tetap memperhatikan kondisi fasilitas umum yang digunakan.
Penyelenggara dan peserta diminta menjaga taman serta sarana publik agar tidak mengalami kerusakan akibat kegiatan pertandingan.
Dengan adanya izin tersebut, liga aspal berpeluang dikembangkan di berbagai kawasan Jakarta sesuai kebutuhan dan kesiapan masing-masing wilayah.
RPTRA Diizinkan Jadi Tempat Pertandingan Sepak Bola Jalanan
Pramono menyatakan bahwa RPTRA dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan olahraga masyarakat, termasuk liga aspal.
Penggunaan fasilitas tersebut menjadi salah satu pilihan untuk menyediakan ruang kegiatan bagi anak muda.
Menurutnya, penyelenggaraan aktivitas olahraga perlu diperbanyak agar generasi muda memiliki pilihan kegiatan yang positif.
Selain menjadi tempat pertandingan, fasilitas olahraga juga diharapkan dapat menjadi ruang interaksi antaranak muda di lingkungan masyarakat.
Namun, penggunaan RPTRA tetap harus memperhatikan kelestarian taman dan kondisi fasilitas yang tersedia.
Pramono menegaskan bahwa izin penyelenggaraan liga aspal bukan berarti kegiatan olahraga boleh merusak sarana publik.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung pemanfaatan ruang publik sepanjang kegiatan tersebut tetap menjaga fasilitas bersama.
Pramono Sebut Liga Aspal dan Ring Tinju Bantu Kurangi Tawuran
Pramono mengungkapkan bahwa penyelenggaraan liga aspal dan penyediaan fasilitas tinju di kawasan Kampung Melayu telah menunjukkan dampak positif terhadap penurunan tawuran.
Menurutnya, keberadaan sarana olahraga memberikan alternatif kegiatan bagi anak muda yang sebelumnya berpotensi terlibat bentrokan.
Ia mengatakan laporan yang diterimanya menunjukkan penurunan aksi tawuran setelah fasilitas olahraga dan kegiatan liga aspal mulai tersedia.
"Kenapa saya secara spontan untuk liga aspal di tempat ini langsung memberikan persetujuan? Karena laporannya tadi, begitu ada tempat ini, kemudian ada liga aspal, ada sarana tinju, dan yang lainnya, itu menurunkan secara signifikan tawuran yang ada di Kampung Melayu ini," ungkap Pramono.
Pramono menilai pengalaman di Kampung Melayu menjadi salah satu alasan pemerintah daerah mendukung perluasan kegiatan serupa.
Penyediaan ruang olahraga dinilai dapat membantu mengarahkan aktivitas anak muda ke kegiatan yang lebih bermanfaat.
Pemprov DKI Dorong Kegiatan Olahraga sebagai Alternatif Tawuran
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong pemanfaatan ruang publik untuk berbagai aktivitas olahraga masyarakat.
Selain liga aspal, pemerintah daerah juga mengembangkan fasilitas tinju di sejumlah kawasan Jakarta Timur.
Peresmian sarana olahraga di kolong jalan layang Kampung Melayu menjadi bagian dari upaya tersebut.
Pramono berharap kegiatan olahraga dapat memperluas kesempatan anak muda untuk menyalurkan kemampuan dan berinteraksi secara positif.
Ia juga menginginkan kegiatan serupa tidak hanya terpusat di Jakarta Timur, tetapi dapat diselenggarakan di wilayah lain.
Meski telah memberikan izin secara umum, Pramono belum merinci jadwal penyelenggaraan liga aspal di setiap wilayah maupun ketentuan teknis penggunaan RPTRA.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menekankan bahwa pengembangan liga aspal harus tetap memperhatikan keamanan kegiatan serta pemeliharaan fasilitas publik.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




