
Pantau - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menerima surat kepercayaan atau letters of credence dari 11 duta besar negara sahabat dalam seremoni resmi yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat.
Agenda kenegaraan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Sebanyak 11 perwakilan diplomatik asing dijadwalkan menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo sebagai bagian dari proses pengesahan penugasan mereka di Indonesia.
"Ini mau ada penyerahan credential dubes-dubes asing. Ada 11 (duta besar)," ujar Arrmanatha kepada awak media.
Penyerahan surat kepercayaan merupakan tahapan resmi dalam hubungan diplomatik antarnegara yang menandai pengakuan terhadap penugasan seorang duta besar sebagai perwakilan negaranya di negara penerima.
Melalui prosesi tersebut, para duta besar akan memperoleh pengakuan resmi untuk menjalankan tugas diplomatik sebagai wakil negara masing-masing di Indonesia.
Empat Negara yang Akan Serahkan Surat Kepercayaan kepada Prabowo
Arrmanatha mengungkapkan bahwa dari 11 duta besar yang dijadwalkan mengikuti seremoni, terdapat perwakilan dari sejumlah negara di kawasan Eropa dan Asia.
Empat negara yang disebutkan secara khusus adalah Austria, Belgia, Jepang, dan Malaysia.
"Antara lain ada dari Austria, Belgia, Jepang, Malaysia," kata Arrmanatha.
Meski jumlah duta besar yang dijadwalkan hadir mencapai 11 orang, Arrmanatha belum merinci identitas tujuh negara lainnya dalam keterangan tersebut.
Agenda penerimaan surat kepercayaan ini menjadi bagian dari kegiatan diplomatik Presiden Prabowo dalam menjalankan hubungan resmi Indonesia dengan negara-negara sahabat.
Prosesi tersebut juga merupakan mekanisme diplomatik yang harus dilalui para duta besar sebelum menjalankan tugas sebagai perwakilan resmi negara masing-masing di Indonesia.
Prabowo Sebelumnya Terima Delapan Duta Besar pada 8 Juni 2026
Sebelum agenda terbaru ini, Presiden Prabowo telah menerima surat kepercayaan dari sejumlah duta besar negara sahabat dalam rangkaian kegiatan kenegaraan pada Juni 2026.
Pada 8 Juni 2026, Presiden Prabowo menerima surat kepercayaan dari delapan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) yang ditugaskan untuk mewakili negara masing-masing di Indonesia.
Duta besar pertama adalah Sumadhurika Sashikala Premawardhane yang menjabat sebagai Duta Besar LBBP Sri Lanka untuk Indonesia.
Selanjutnya, Christopher Baltazar Montero menyerahkan surat kepercayaan sebagai Duta Besar LBBP Filipina untuk Indonesia.
Presiden Prabowo juga menerima surat kepercayaan dari Yoon Soongu yang ditugaskan sebagai Duta Besar LBBP Korea Selatan untuk Indonesia.
Perwakilan diplomatik berikutnya adalah Petr Kopřiva yang menjabat sebagai Duta Besar LBBP Republik Ceko untuk Indonesia.
Dari kawasan Timur Tengah, Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari turut menyerahkan surat kepercayaan sebagai Duta Besar LBBP Palestina untuk Indonesia.
Selain itu, Dimitrios Michalopoulos mengikuti prosesi tersebut dalam kapasitasnya sebagai Duta Besar LBBP Yunani untuk Indonesia.
Presiden Prabowo juga menerima surat kepercayaan dari Salam Al Achkar yang ditugaskan sebagai Duta Besar LBBP Lebanon untuk Indonesia.
Duta besar kedelapan yang mengikuti kegiatan pada 8 Juni 2026 adalah Menissa Rambally, Duta Besar LBBP Saint Lucia untuk Indonesia.
Sembilan Duta Besar Kembali Serahkan Surat Kepercayaan pada 9 Juni 2026
Sehari setelah menerima delapan duta besar, Presiden Prabowo kembali menggelar agenda penerimaan surat kepercayaan dari sembilan perwakilan diplomatik negara sahabat pada 9 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Manuel Estuardo Roldan Barillas menyerahkan surat kepercayaan sebagai Duta Besar Guatemala untuk Indonesia.
Dari kawasan Timur Tengah, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari mengikuti prosesi sebagai Duta Besar Qatar untuk Indonesia.
Perwakilan kawasan Afrika yang turut menyerahkan surat kepercayaan adalah Abdirashid Salat Abdile, Duta Besar Kenya untuk Indonesia.
Presiden Prabowo juga menerima surat kepercayaan dari Ratu Isoa Delamisi Tikoca yang menjabat sebagai Duta Besar Republik Fiji untuk Indonesia.
Duta besar berikutnya adalah Redouane Houssaini yang ditugaskan sebagai perwakilan diplomatik Kerajaan Maroko untuk Indonesia.
Dari kawasan Eropa, Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria menyerahkan surat kepercayaan sebagai Duta Besar Portugal untuk Indonesia.
Sementara itu, Bernardo Brea Rodriguez turut mengikuti seremoni sebagai Duta Besar Panama untuk Indonesia.
Presiden Prabowo juga menerima surat kepercayaan dari Hong Kwang Il yang ditugaskan sebagai Duta Besar Korea Utara untuk Indonesia.
Duta besar kesembilan dalam kegiatan tersebut adalah Antonio Rodrigues Jose yang menjabat sebagai Duta Besar Mozambik untuk Indonesia.
Dengan demikian, Presiden Prabowo telah menerima surat kepercayaan dari 17 duta besar negara sahabat dalam dua kegiatan pada 8 dan 9 Juni 2026.
Istana Merdeka Kembali Jadi Lokasi Agenda Diplomatik Presiden Prabowo
Rangkaian penerimaan surat kepercayaan tersebut merupakan bagian dari proses resmi penugasan perwakilan diplomatik asing yang akan menjalankan tugas di Indonesia.
Dalam mekanisme hubungan diplomatik, penyerahan surat kepercayaan kepada kepala negara penerima menjadi tahapan penting untuk mengesahkan kedudukan seorang duta besar.
Agenda tersebut juga menjadi bagian dari hubungan resmi Indonesia dengan negara-negara sahabat melalui penempatan perwakilan diplomatik masing-masing.
Melalui kegiatan terbaru di Istana Merdeka, Presiden Prabowo dijadwalkan kembali menerima 11 duta besar negara sahabat, termasuk perwakilan Austria, Belgia, Jepang, dan Malaysia.
Identitas tujuh negara lainnya yang akan mengikuti prosesi penyerahan surat kepercayaan tersebut belum dirinci dalam keterangan Menteri Luar Negeri.
- Penulis :
- Shila Glorya




