
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menambah pemberhentian KA Pandanwangi di tiga stasiun di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, melalui pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026.
Tiga stasiun tambahan tersebut adalah Stasiun Argopuro, Stasiun Sumberwadung, dan Stasiun Glenmore yang kini melayani naik dan turun penumpang KA Pandanwangi relasi Jember–Ketapang pulang pergi (PP).
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan penambahan pemberhentian dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api.
"Melalui pemberlakuan GAPEKA 2026, KA Pandanwangi yang merupakan kereta api lokal relasi Jember–Ketapang PP kini melayani naik dan turun penumpang di tiga stasiun tambahan, yakni Stasiun Argopuro, Stasiun Sumberwadung, dan Stasiun Glenmore," kata Cahyo di Jember, Minggu (8/11/2026).
Menurutnya, penambahan stasiun tersebut diharapkan mempermudah perjalanan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar lokasi pemberhentian baru.
KA Pandanwangi Layani Empat Perjalanan Setiap Hari
Cahyo menjelaskan bahwa KA Pandanwangi merupakan salah satu pilihan transportasi masyarakat yang menghubungkan wilayah Kabupaten Jember dan Banyuwangi.
Kereta api lokal tersebut beroperasi sebanyak empat perjalanan setiap hari dengan relasi Jember–Ketapang pulang pergi.
"KA Pandanwangi setiap harinya melayani empat perjalanan dengan relasi Jember–Ketapang PP. Kehadiran layanan ini menjadi salah satu pilihan transportasi andalan masyarakat yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Jember dan Banyuwangi," tuturnya.
Menurut Cahyo, keberadaan stasiun pemberhentian yang lebih dekat dengan permukiman dapat memberikan pilihan perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau.
Penambahan layanan tersebut juga diharapkan mempermudah masyarakat yang menggunakan kereta api untuk bekerja, mengunjungi keluarga, maupun melakukan perjalanan wisata.
KA Pandanwangi Angkut 937.942 Penumpang dalam 10 Bulan
KAI Daop 9 Jember mencatat KA Pandanwangi telah melayani sebanyak 937.942 penumpang sepanjang Januari hingga Oktober 2026.
Jumlah tersebut setara dengan rata-rata sekitar 93.794 penumpang setiap bulan.
Volume penumpang tertinggi tercatat pada Mei 2026 dengan jumlah mencapai 102.806 orang.
Peningkatan jumlah penumpang pada periode tersebut salah satunya dipengaruhi libur nasional dan cuti bersama yang mendorong aktivitas perjalanan masyarakat.
Cahyo mengatakan tingginya kebutuhan perjalanan menjadi salah satu pertimbangan KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas jangkauan transportasi.
“Melalui GAPEKA 2026, kami ingin memastikan layanan kereta api semakin dekat dan mudah diakses oleh masyarakat. Penambahan pemberhentian di Stasiun Argopuro, Sumberwadung, dan Glenmore diharapkan memberikan alternatif perjalanan yang lebih praktis, sehingga semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaat transportasi kereta api," katanya.
Penambahan Stasiun Diharapkan Dorong Ekonomi dan Pariwisata
Cahyo menilai peningkatan aksesibilitas transportasi memiliki hubungan erat dengan perkembangan ekonomi dan pariwisata daerah.
Kemudahan perjalanan diharapkan dapat membantu masyarakat memperluas kegiatan ekonomi, meningkatkan pemasaran produk lokal, serta mempermudah wisatawan menjangkau berbagai destinasi di Jember dan Banyuwangi.
Menurutnya, aktivitas penumpang di sekitar stasiun juga berpotensi memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga memiliki peran dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Dengan semakin banyaknya stasiun yang dilayani, kami berharap mobilitas masyarakat semakin tumbuh, kunjungan wisata meningkat, dan pelaku UMKM di sekitar wilayah stasiun turut memperoleh manfaat dari aktivitas perjalanan tersebut,” ujarnya.
KAI Imbau Penumpang Perhatikan Jadwal Keberangkatan
KAI Daop 9 Jember mengajak masyarakat memanfaatkan layanan KA Pandanwangi dengan merencanakan perjalanan lebih awal.
Calon penumpang dapat melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan tiket KAI lainnya.
KAI juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa jadwal keberangkatan serta memastikan stasiun asal dan tujuan sebelum melakukan perjalanan.
Penumpang diimbau datang lebih awal dan menjaga kebersihan, ketertiban, serta kenyamanan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta api.
“Dengan semakin luasnya jangkauan layanan KA Pandanwangi, kami berharap kereta api dapat menjadi bagian dari perjalanan sehari-hari masyarakat sekaligus mendukung kemajuan daerah. Mari bersama-sama memanfaatkan dan menjaga fasilitas transportasi publik ini agar semakin memberikan manfaat bagi semua,” ujarnya.
- Penulis :
- Gerry Eka




