
Pantau - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menenangkan warga Pulau Tenerife, Spanyol, terkait kedatangan kapal pesiar MV Hondius yang membawa penumpang terdampak wabah hantavirus di Kepulauan Canary.
Kapal MV Hondius yang mengangkut 147 orang diperkirakan tiba pada Minggu 10 Mei 2026 antara pukul 04.00 hingga 06.00 waktu setempat setelah muncul wabah hantavirus di atas kapal tersebut.
Tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia dan lima lainnya dikonfirmasi terinfeksi hantavirus sejak kapal berangkat dari Tanjung Verde.
Dalam surat terbuka kepada warga Kepulauan Canary, Tedros mengatakan, “Ini tidak seperti COVID.”
Tedros juga menegaskan, “Risiko kesehatan masyarakat dari hantavirus saat ini tetap rendah.”
WHO dan Spanyol Siapkan Penanganan Khusus
WHO menyebut para pakar kesehatan serta pasokan perlengkapan medis telah berada di atas kapal untuk menangani situasi tersebut.
Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia mengatakan seluruh penumpang saat ini tidak menunjukkan gejala penyakit.
Monica Garcia menyebut operasi penanganan kapal tersebut melibatkan 23 negara dan menjadi situasi yang “belum pernah terjadi sebelumnya.”
Otoritas Spanyol menyatakan seluruh penumpang akan turun di pelabuhan industri Granadilla sebelum dipindahkan menggunakan kendaraan tertutup langsung menuju bandara untuk dipulangkan.
Para penumpang nantinya akan menjalani karantina di negara asal masing-masing.
Penumpang Spanyol Jalani Karantina di Fasilitas Militer
Sebanyak 14 penumpang asal Spanyol akan dipindahkan ke fasilitas militer dekat Madrid sebelum menjalani karantina di Rumah Sakit Gomez Ulla.
Sementara itu, seorang perempuan yang dirawat di rumah sakit di Alicante setelah melakukan kontak dengan salah satu penumpang yang meninggal dunia dinyatakan negatif hantavirus.
- Penulis :
- Gerry Eka





