HOME  ⁄  News

Penumpang Kapal Pesiar MV Silver Cloud Dievakuasi di Perairan Belitung

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Penumpang Kapal Pesiar MV Silver Cloud Dievakuasi di Perairan Belitung
Foto: (Sumber: Proses evakuasi salah satu penumpang kapal pesiar di perairan Belitung karena sakit, di Tanjungpandan, Minggu (10/5/2026). ANTARA/HO-BKK Kelas II Pangkalpinang Wilayah Kerja Tanjungpandan.)

Pantau - Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Pangkalpinang Wilayah Kerja Tanjungpandan mengevakuasi seorang penumpang kapal pesiar MV Silver Cloud yang sakit di perairan Belitung.

Penumpang yang dievakuasi berinisial HJD berusia 61 tahun dan berkewarganegaraan Amerika Serikat.

Kepala BKK Kelas II Pangkalpinang Wilayah Kerja Tanjungpandan Jauhari mengatakan evakuasi dilakukan bersama tim SAR Belitung.

“Kami bersama tim SAR Belitung melakukan evakuasi seorang penumpang kapal pesiar MV Silver Cloud, inisial HJD (61) berkebangsaan Amerika Serikat, karena sakit,” kata Jauhari.

Kapal pesiar tersebut diketahui berlayar dari Singapura menuju Pulau Lengkuas.

Pada Minggu 10 Mei 2026 pukul 04.40 WIB, tim SAR menerima informasi adanya penumpang kapal yang sakit dan membutuhkan evakuasi ke rumah sakit.

Berdasarkan pemeriksaan sementara tim medis di atas kapal, penumpang tersebut memerlukan penanganan intensif.

Saat ini HJD menjalani perawatan medis di RSUD Marsidi Judono Belitung.

“Dari hasil pemeriksaan sementara oleh tim medis di atas kapal, penumpang tersebut perlu mendapatkan penanganan intensif dan saat ini sedang menjalani perawatan tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Marsidi Judono Belitung,” ujar Jauhari.

Tim medis tidak menemukan tanda-tanda binatang vektor penular penyakit atau hantavirus pada pemeriksaan awal di atas kapal.

Hantavirus dijelaskan sebagai penyakit yang dapat menular ke manusia melalui hewan pengerat.

Berdasarkan informasi dari tim medis rumah sakit, HJD juga tidak ditemukan menderita hantavirus maupun penyakit menular lainnya.

“Informasi dari tim medis di rumah sakit, HJD tidak ditemukan penyakit Hantavirus atau menyakit yang menular, sebab jika diketahui yang bersangkutan ada gejala penyakit menular, terpaksa semua penumpang kapal pesiar tersebut harus menjalani karantina sebelum melanjutkan pelayaran,” kata Jauhari.

BKK berharap penumpang tersebut segera pulih sehingga dapat kembali menikmati objek wisata di Belitung dan melanjutkan pelayaran.

“Objek wisata di Belitung sangat indah dan aman, yang kayak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara,” ujar Jauhari.

Pihak BKK juga memperketat pengawasan kesehatan terhadap wisatawan yang masuk ke wilayah Belitung guna memastikan kondisi wisatawan tetap sehat.

Kesiapsiagaan terhadap hantavirus meningkat setelah muncul klaster kasus hantavirus di kapal pesiar MV Hondius pada awal Mei 2026.

Meski risiko penularan disebut cukup rendah, masyarakat tetap diminta waspada untuk mencegah potensi penyebaran virus tersebut.

Penulis :
Gerry Eka