
Pantau - Sebanyak 261 wisatawan asing berhasil diselamatkan setelah banjir bandang menerjang wilayah utara Nepal, sementara 320 orang lainnya masih belum dapat dihubungi hingga Sabtu (29/8/2026).
Departemen Pariwisata Nepal menyampaikan perkembangan operasi penyelamatan tersebut melalui akun resminya di X.
"Pada pukul 18.00 [12.15 GMT], 29 Agustus 2026, sebanyak 261 warga negara/wisatawan asing berhasil diselamatkan," ungkap Departemen Pariwisata Nepal.
Ratusan Wisatawan Masih Belum Dapat Dihubungi
Pihak berwenang Nepal hingga saat itu masih berupaya menghubungi 320 orang lainnya yang berada di tengah situasi pascabencana.
Wisatawan yang berhasil diselamatkan berasal dari sejumlah negara, antara lain India, China, Spanyol, Amerika Serikat, Rusia, Jerman, Italia, Bulgaria, dan Swiss.
Kewarganegaraan 21 orang lain yang telah diselamatkan masih belum dapat dipastikan.
Operasi penyelamatan dilakukan setelah banjir bandang menyapu wilayah utara Nepal pada Rabu pagi (26/8/2026).
Banjir Dipicu Longsor Usai Gempa
Banjir terjadi setelah aliran air yang sangat deras dari China menerjang Sungai Bhote Koshi dan menyapu kawasan di Nepal.
Bencana tersebut terjadi setelah gempa bumi memicu tanah longsor yang kemudian berdampak pada aliran air di kawasan tersebut.
Berdasarkan data terkini yang dilaporkan, lebih dari 2.000 orang dinyatakan hilang akibat bencana tersebut.
Upaya pencarian dan penyelamatan masih menjadi perhatian pihak berwenang menyusul banyaknya orang yang belum ditemukan maupun belum dapat dihubungi.
- Penulis :
- Gerry Eka




