HOME  ⁄  News

Kanada Bidik Integrasi Lebih Erat dengan Uni Eropa setelah Negosiasi Dagang dengan AS Gagal

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kanada Bidik Integrasi Lebih Erat dengan Uni Eropa setelah Negosiasi Dagang dengan AS Gagal
Foto: Arsip - Perdana Menteri Kanada Mark Carney berbicara kepada media selama pengarahan singkat di Kantor Perdana Menteri di Warsawa, Polandia, (25/8/2025).

Pantau - Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengusulkan agar negaranya menjadi anggota luar biasa Uni Eropa untuk mempercepat pergeseran kerja sama ke Eropa setelah pembicaraan perdagangan dengan Amerika Serikat gagal mencapai kesepakatan.

Usulan tersebut dilaporkan The Wall Street Journal dengan mengutip sejumlah sumber dari Kanada dan Uni Eropa.

Uni Eropa yang menerapkan aturan ketat terkait keanggotaan dilaporkan terbuka terhadap gagasan yang diajukan Carney tersebut.

Carney disebut telah menghabiskan waktu berbulan-bulan melakukan pembicaraan tertutup dengan pemimpin sejumlah negara besar Eropa, termasuk Prancis, Italia, Jerman, serta negara-negara Skandinavia.

Pembicaraan tersebut terutama diarahkan untuk membuka peluang integrasi Kanada yang lebih erat dengan pasar Eropa.

Kanada dan Uni Eropa Bahas Integrasi Pasar

Kanada dan Uni Eropa dilaporkan mempertimbangkan integrasi Kanada ke pasar tunggal blok tersebut yang bernilai 21 triliun dolar AS untuk sejumlah sektor strategis.

Sektor yang dibahas meliputi industri pertahanan, energi, kecerdasan buatan, hingga pasokan mineral kritis.

Kedua pihak juga membahas kemungkinan pemasangan kabel bawah laut yang menghubungkan Eropa dan Kanada.

Kerja sama lain yang dipertimbangkan mencakup pembangunan bersama pusat data dan jaringan satelit serta pengalihan rute pasokan gas Kanada menuju Eropa tanpa melewati Amerika Serikat.

Rencana integrasi tersebut diperkirakan menghadapi sejumlah hambatan karena Kanada kemungkinan harus memberikan kontribusi terhadap anggaran Uni Eropa.

Kanada juga berpotensi harus menyerahkan sebagian kewenangannya serta mengadopsi sejumlah peraturan internal Uni Eropa apabila integrasi tersebut dilanjutkan.

Kanada dan Uni Eropa Perkuat Kemitraan Strategis

Uni Eropa dan Kanada sebelumnya dilaporkan akan mengumumkan aliansi strategis di bidang perdagangan, pertahanan, dan teknologi pada 16 September 2026.

Menurut laporan Bloomberg, penguatan hubungan tersebut diarahkan untuk menghadapi tekanan ekonomi dan politik dari Amerika Serikat dan China.

Langkah Kanada mendekati Eropa berlangsung ketika hubungan perdagangan Ottawa dan Washington mengalami ketegangan sejak 2025.

Hubungan kedua negara memburuk setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberlakukan tarif impor sebesar 25 persen terhadap produk dari Kanada dengan alasan ancaman keamanan nasional dan perdagangan narkoba.

Kanada kemudian merespons kebijakan tersebut dengan menerapkan langkah-langkah timbal balik terhadap Amerika Serikat.

Sengketa Perdagangan dengan AS Jadi Latar Belakang

Tarif tersebut sempat dibekukan sementara ketika kedua negara berupaya menyelesaikan sengketa melalui perundingan.

Amerika Serikat kemudian menaikkan tarif menjadi 50 persen terhadap produk baja dan aluminium dari Kanada.

Putaran terbaru negosiasi perdagangan kedua negara dilaporkan gagal mencapai kesepakatan pada menit-menit terakhir.

Menurut Bloomberg, kegagalan negosiasi tersebut berkaitan dengan sikap yang diambil Menteri Perdagangan Amerika Serikat Howard Lutnick.

Situasi itu menjadi latar belakang Kanada memperkuat hubungan dengan negara-negara Eropa dan menjajaki bentuk integrasi yang lebih luas dengan Uni Eropa.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026