HOME  ⁄  News

Rusia Klaim Sistem Pemilu Duma Berhasil Menangkal Seluruh Serangan Siber

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Rusia Klaim Sistem Pemilu Duma Berhasil Menangkal Seluruh Serangan Siber
Foto: Arsip - Foto suasana sekitar Kremlin di Moskow, Rusia, Kamis (10/3/2022).

Pantau - Pemerintah Rusia menyatakan seluruh serangan siber yang terdeteksi terhadap sistem pemungutan suara daring atau e-voting berhasil ditangkal dan tidak mengganggu pelaksanaan pemilihan anggota majelis rendah Parlemen Rusia atau Duma pada 18-20 September 2026.

Kepala Komisi Pemilihan Teritorial Oleg Artamonov yang mengawasi sistem e-voting menyampaikan klaim tersebut kepada kantor berita Rusia RIA Novosti.

"Tidak ada serangan serius yang mampu mengganggu sistem (e-voting), karena semua serangan yang terdeteksi telah berhasil ditangkal dari jauh," ujar Artamonov.

Kepala Pusat Pengawasan Pemilu Publik Moskow Vadim Kovalev juga menyatakan serangan siber terhadap sistem e-voting berhasil digagalkan dan tidak memengaruhi jalannya pemilu.

Serangan Siber Berskala Besar Terdeteksi

Kovalev mencatat sejumlah serangan siber berskala besar terhadap sistem e-voting di Moskow telah terdeteksi sejak pemilu dimulai.

Menurut dia, serangan tersebut memiliki karakteristik berbeda dibandingkan upaya sebelumnya dari sisi tingkat persiapan, skala, dan sebaran.

Pihak berwenang Rusia dalam laporan tersebut tidak merinci jumlah serangan, asal serangan, maupun pihak yang diduga berada di balik upaya tersebut.

Pemilu Digelar pada 18-20 September

Pemilihan anggota Duma berlangsung bersamaan dengan sejumlah pemilu lainnya pada 18-20 September 2026.

Pemilu tersebut digelar untuk mengisi 20.700 kursi parlemen dan jabatan publik lainnya di Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pemilu parlemen sebagai agenda politik dalam negeri yang paling penting.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026