HOME  ⁄  Nasional

Ratusan Personel Lanud Iswahjudi Dilatih Bantuan Hidup Dasar untuk Hadapi Kondisi Darurat

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ratusan Personel Lanud Iswahjudi Dilatih Bantuan Hidup Dasar untuk Hadapi Kondisi Darurat
Foto: Ratusan personel TNI AU dan pelajar SMK Penerbangan Angkasa mengikuti sosialisasi dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diselenggarakan oleh RSAU dr. Efram Harsana di GOR Sabha Garuda Lanud Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (20/9/2026).

Pantau - Ratusan personel TNI Angkatan Udara dan pelajar SMK Penerbangan Angkasa mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk meningkatkan kemampuan memberikan pertolongan pertama dalam kondisi kegawatdaruratan di GOR Sabha Garuda Lanud Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (20/9/2026).

Pelatihan yang diselenggarakan RSAU dr. Efram Harsana tersebut dilaksanakan serentak di jajaran TNI seluruh Indonesia dalam rangka memperingati HUT Ke-81 TNI sekaligus mendukung pencapaian Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori Rekor Nasional Pelatihan BHD terbanyak.

"Kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan dasar dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan, khususnya ketika terjadi henti napas dan henti jantung," ujar Pakes RSAU dr. Efram Harsana Lettu Kes Michael Aaron Rumolo.

Bantuan hidup dasar merupakan tahapan dasar dalam memberikan pertolongan kepada seseorang yang mengalami kondisi kegawatdaruratan sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Peserta Dilatih Teknik Resusitasi Jantung Paru

Peserta mendapatkan edukasi mengenai tahapan Danger, Response, Circulation, Airway, Breathing (D-R-C-A-B), identifikasi tanda dan gejala henti napas maupun henti jantung, serta teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP).

"Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami dan melakukan tindakan RJP sebagai langkah awal pertolongan dalam situasi darurat," katanya.

Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tanda seseorang mengalami henti napas dan henti jantung, antara lain tidak adanya gerakan dada, tidak terdapat respons kesadaran, tidak ada hembusan napas, hingga tidak terabanya nadi karotis.

Pelatihan turut mencakup praktik pertolongan melalui kompresi dada dan pemberian napas buatan dengan perbandingan 30 kompresi dada dan dua kali napas buatan.

Lanud Iswahjudi Terima Dua Unit AED

Kepala RSAU dr. Efram Harsana Kolonel Kes Agus Indro Budianto menyerahkan dua unit Automated External Defibrillator (AED) kepada Lanud Iswahjudi yang diterima Kadister Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Ricki Amades.

Penyerahan AED tersebut diharapkan memperkuat fasilitas pertolongan pertama untuk memberikan penanganan awal terhadap kondisi henti jantung sebelum korban memperoleh pelayanan medis lanjutan.

RSAU dr. Efram Harsana berharap pelatihan tersebut membuat peserta memiliki kesiapsiagaan dan kemampuan dasar untuk memberikan pertolongan pertama dalam kondisi darurat.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026