
Pantau - Wakil Presiden China Han Zheng menegaskan seluruh negara memiliki kedudukan setara dalam komunitas internasional tanpa memandang ukuran wilayah atau kekuatannya saat berpidato dalam Sidang Ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Sabtu (26/9/2026).
"China meyakini seluruh negara, terlepas dari ukuran, merupakan anggota setara dalam komunitas internasional, dan urusan global harus diselesaikan melalui konsultasi serta penghormatan universal terhadap hukum internasional, keadilan, dan ketidakberpihakan," kata Han.
Menurut Han, negara-negara perlu bersatu dan mengambil tindakan untuk menjaga sekaligus memperkuat PBB dalam menghadapi berbagai persoalan global.
<h2>China Serukan Penghormatan terhadap Pilihan Setiap Negara</h2>
Han menyerukan agar negara-negara mengesampingkan prasangka ideologis dan menghormati jalur pembangunan serta sistem sosial yang dipilih masyarakat masing-masing negara.
"Kita harus menepis prasangka ideologis, menghormati jalur pembangunan dan sistem sosial yang dipilih secara mandiri oleh rakyat setiap negara, memperdalam pertukaran pengalaman tata kelola, serta bersama-sama mencari solusi atas tantangan global," ujar Han.
Pernyataan tersebut disampaikan China dalam rangkaian Debat Umum Majelis Umum PBB yang mempertemukan para pemimpin dan pejabat tinggi dari berbagai negara.
<h2>Sidang Majelis Umum PBB Digelar di New York</h2>
Sidang Ke-81 Majelis Umum PBB resmi dibuka di New York pada 8 September 2026.
Debat Umum PBB berlangsung pada 22-26 September 2026 dan dijadwalkan berlanjut pada 28 September 2026.
Dalam forum tersebut, China melalui Han menempatkan kesetaraan antarnegara, konsultasi bersama, penghormatan terhadap hukum internasional, dan kerja sama menghadapi tantangan global sebagai pokok pernyataannya.
- Penulis :
- Gerry Eka




