
Pantau - Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev mengatakan Moskow memberikan bantuan kepada Iran dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel melalui upaya diplomatik serta pemblokiran resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang dinilai dapat melegitimasi serangan terhadap Teheran.
Medvedev menyampaikan pernyataan tersebut dalam wawancara dengan stasiun penyiaran Iran IRIB pada Sabtu (3/10/2026).
“Upaya diplomatik kami sangat dihargai oleh kepemimpinan Iran. Hal itu benar-benar penting, baik pernyataan politik maupun, dalam beberapa kasus, pemblokiran langsung resolusi DK PBB yang dapat melegitimasi serangan terhadap Iran oleh masyarakat internasional,” kata Medvedev.
“Jika bukan bantuan langsung, lalu apa?,” imbuh Medvedev dalam wawancara dengan stasiun penyiaran Iran IRIB, Sabtu.
Rusia dan Iran Perkuat Kerja Sama Pertahanan
Medvedev mengatakan Rusia dan Iran juga mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan di sektor pertahanan dan teknologi tinggi.
Ia mencontohkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr di Iran yang dibangun oleh perusahaan nuklir milik negara Rusia, Rosatom.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari hubungan Rusia dan Iran di tengah konflik Teheran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Investasi Rusia Topang Produksi Minyak Iran
Selain bidang diplomatik, pertahanan, dan teknologi tinggi, Medvedev menyoroti kerja sama Rusia dan Iran di sektor minyak.
“Saya juga tidak bisa melewatkan kerja sama di sektor minyak. Saat ini, berkat investasi perusahaan-perusahaan Rusia, Iran memproduksi sekitar tujuh persen dari total produksi minyaknya,” imbuh Medvedev.
Pernyataan tersebut menunjukkan Rusia terus mempertahankan kerja sama dengan Iran melalui berbagai sektor, mulai dari diplomasi, pertahanan, teknologi tinggi, energi nuklir, hingga industri minyak.
- Penulis :
- Gerry Eka




