HOME  ⁄  News

Rusia Dorong Sistem Keamanan Kolektif di Timur Tengah Tanpa Kekuatan dari Luar Kawasan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Rusia Dorong Sistem Keamanan Kolektif di Timur Tengah Tanpa Kekuatan dari Luar Kawasan
Foto: Ilustrasi - Bendera Iran dan bendera Rusia.

Pantau - Rusia mengembangkan inisiatif untuk menjamin keamanan kolektif di Timur Tengah dengan menempatkan negara-negara kawasan sebagai aktor utama dalam menyelesaikan persoalan keamanan tanpa keterlibatan kekuatan tambahan dari luar kawasan.

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev mengatakan Moskow telah menyampaikan usulan mengenai keamanan kolektif di kawasan Teluk kepada Iran pada Mei 2026.

“Ada sejumlah usulan yang juga kami bahas dengan timpalan kami, Iran. Kami menyampaikan usulan untuk menjamin keamanan kolektif di kawasan Teluk kepada sahabat-sahabat kami di Iran pada Mei tahun ini,” kata Medvedev dalam wawancara dengan lembaga penyiaran Iran, IRIB, Sabtu (3/10/2026).

Rusia Ingin Negara Kawasan Jadi Aktor Utama

Medvedev mengatakan inisiatif Moskow didasarkan pada pandangan bahwa penyelesaian persoalan di kawasan harus memberikan peran utama kepada negara-negara yang berada di Teluk maupun Timur Tengah.

Menurutnya, Iran memiliki kemampuan untuk menyelesaikan berbagai persoalan kawasan melalui kerja sama dengan negara-negara Arab, Turki, dan Rusia.

“Iran mampu menyelesaikan semua persoalan ini sendiri, dengan mengandalkan kerja sama konstruktif dengan negara-negara Arab, Turki, dan Rusia, yang juga merupakan bagian dari kawasan itu. Kami tentu sama sekali tidak membutuhkan kekuatan tambahan dari luar kawasan di sana,” kata dia.

Medvedev Tekankan Hukum Internasional

Medvedev menekankan pentingnya negara-negara di Timur Tengah mencapai kesepakatan untuk membangun keamanan bersama di kawasan.

Kesepakatan tersebut, menurut Medvedev, perlu didasarkan pada hubungan bertetangga yang baik serta berpedoman pada hukum internasional.

Inisiatif Rusia tersebut menempatkan kerja sama antara Iran, negara-negara Arab, Turki, dan Rusia sebagai bagian dari pendekatan untuk membangun keamanan kolektif di Timur Tengah.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026