
Pantau - Sebuah kapal tanker minyak mengalami ledakan di Selat Hormuz pada Sabtu (3/10/2026), menjadi insiden kedua yang melibatkan kapal tanker di kawasan strategis tersebut dalam satu hari.
Kantor berita Iran Tasnim melaporkan kapal tanker itu mematikan sistem pelacaknya ketika memasuki Selat Hormuz sebelum ledakan terjadi di atas kapal.
Menurut laporan tersebut, kapal tanker itu juga melanggar aturan pelayaran yang berlaku di Selat Hormuz.
Belum terdapat informasi dalam laporan tersebut mengenai penyebab pasti ledakan maupun korban dan kerusakan yang ditimbulkan.
Kapal Tanker Lain Terkena Proyektil Tak Dikenal
Sebelumnya pada hari yang sama, kapal tanker minyak lain juga mengalami insiden di kawasan Selat Hormuz.
Tasnim mengutip Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) yang melaporkan kapal tanker tersebut terkena “proyektil tak dikenal” di lepas pantai Oman.
Insiden itu terjadi sebelum ledakan dilaporkan melanda kapal tanker kedua yang memasuki Selat Hormuz.
Dua Insiden Terjadi dalam Sehari
Dua insiden terhadap kapal tanker tersebut terjadi pada hari yang sama di sekitar Selat Hormuz dan perairan lepas pantai Oman.
Laporan mengenai kapal tanker kedua menyebut sistem pelacak kapal telah dimatikan saat memasuki Selat Hormuz sebelum terjadi ledakan di atas kapal.
Belum terdapat keterangan dalam laporan tersebut mengenai identitas kedua kapal tanker maupun pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
- Penulis :
- Gerry Eka





