HOME  ⁄  News

Medvedev Sebut Keamanan Timur Tengah Memburuk akibat Aksi AS dan Israel

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Medvedev Sebut Keamanan Timur Tengah Memburuk akibat Aksi AS dan Israel
Foto: Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev.

Pantau - Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev menilai situasi keamanan di Timur Tengah semakin memburuk akibat tindakan Amerika Serikat dan Israel serta tingginya tingkat ketidakpercayaan di kawasan tersebut.

Medvedev menyampaikan penilaian tersebut dalam wawancara dengan stasiun penyiaran Iran IRIB pada Sabtu (3/10/2026).

"Saya menilai situasi keamanan di kawasan tersebut sangat buruk. Hal itu terutama alibat agresi AS dan Israel. Mereka telah diperingatkan bahwa tindakan tersebut akan memperburuk situasi secara drastis, tetapi tetap melanjutkannya," kata Medvedev.

Medvedev juga menyinggung jatuhnya korban jiwa akibat memburuknya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

"Saya bahkan belum membicarakan korban jiwa karena hal itu tidak memerlukan penjelasan lebih lanjut," katanya.

Medvedev Soroti Keberadaan Pangkalan Militer AS

Medvedev menilai pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah telah menjadi sumber masalah bagi negara-negara di kawasan tersebut dan bukan memberikan jaminan keamanan.

"Harapan bahwa Paman Sam akan turun tangan dan menyelesaikan semuanya tidak terwujud. Kenyataannya, pangkalan-pangkalan tersebut telah menjadi sumber masalah bagi negara-negara yang menjadi tempat pangkalan itu berada," kata Medvedev.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah ketegangan keamanan yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Rusia Kritik Kebijakan AS dan Israel

Medvedev menyebut Amerika Serikat dan Israel sebelumnya telah diperingatkan bahwa tindakan mereka dapat memperburuk situasi keamanan secara drastis.

Pejabat Rusia tersebut menilai peringatan itu tidak menghentikan langkah kedua negara sehingga kondisi keamanan kawasan tetap berada dalam situasi buruk.

Rusia melalui sejumlah pejabatnya juga terus menyuarakan pandangan mengenai perkembangan konflik dan keamanan di Timur Tengah.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026