
Pantau - Kementerian Luar Negeri India memanggil Kuasa Usaha Pakistan di New Delhi dan menyampaikan protes keras atas dugaan tindakan Islamabad yang terus memfasilitasi penyeberangan perbatasan secara ilegal dari Pakistan ke wilayah India.
Pemanggilan tersebut dilakukan pada Sabtu (3/10/2026), setelah Pakistan sebelumnya memanggil Kuasa Usaha India terkait insiden di wilayah perbatasan kedua negara.
"Kementerian Luar Negeri hari ini memanggil Kuasa Usaha Komisi Tinggi Pakistan untuk menyampaikan protes keras India atas karena terus menerus membantu penyusupan lintas perbatasan secara ilegal dari Pakistan," tulis Kementerian Luar Negeri India dalam pernyataannya.
India juga dengan tegas menolak "tudingan tidak berdasar" terkait insiden yang terjadi di dekat kota perbatasan Firozpur, Provinsi Punjab.
Menurut Kementerian Luar Negeri India, tiga orang yang memasuki wilayah India dari Pakistan telah beberapa kali diperingatkan oleh penjaga perbatasan untuk kembali.
India menyatakan penjaga perbatasannya terpaksa mengambil tindakan karena ketiga orang tersebut dinilai menimbulkan ancaman keamanan.
India Tuding Sindikat Narkotika Beroperasi dari Pakistan
Kementerian Luar Negeri India menilai insiden tersebut menunjukkan adanya pola pergerakan lintas perbatasan oleh sindikat narkotika bersenjata yang disebut beroperasi dari Pakistan.
"Insiden ini menunjukkan pola yang jelas terkait pergerakan lintas perbatasan berulang oleh sindikat narkotika bersenjata yang beroperasi dari Pakistan," tulis pernyataan tersebut.
India meminta Pemerintah Pakistan menyelidiki dugaan penyeberangan perbatasan secara ilegal dan penyelundupan narkotika.
New Delhi juga meminta penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan aparat perbatasan Pakistan dalam kegiatan tersebut serta mendesak Islamabad mengambil langkah yang diperlukan.
Pakistan Tuding Penjaga Perbatasan India Tewaskan Dua Warga
Sebelum pemanggilan oleh India, Kementerian Luar Negeri Pakistan pada hari yang sama telah memanggil Kuasa Usaha India.
Pakistan menuding penjaga perbatasan India membunuh dua warga sipil Pakistan di wilayah perbatasan kedua negara.
Insiden tersebut memicu aksi saling memanggil perwakilan diplomatik antara India dan Pakistan serta perbedaan klaim mengenai peristiwa yang terjadi di kawasan perbatasan.
- Penulis :
- Gerry Eka




