
Pantau - Dua pria tewas dan 16 orang lainnya mengalami luka-luka setelah dua kereta hias terbalik dalam parade tradisional tahunan di Prefektur Osaka, Jepang, pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Kedua kecelakaan tersebut terjadi di Kota Izumisano dan Izumiotsu ketika kereta hias tradisional yang dikenal sebagai danjiri sedang bermanuver melewati tikungan jalan.
Kepolisian setempat menyebutkan bahwa kedua korban meninggal dunia akibat terjepit di bawah kereta hias yang terbalik saat mengikuti parade tersebut.
Kereta Hias Terbalik di Dua Kota, Korban Tewas Terjepit
Kecelakaan pertama terjadi di Izumisano ketika sebuah kereta hias yang dinaiki sejumlah peserta kehilangan keseimbangan dan terbalik.
Seorang pria berusia 51 tahun terjepit di bawah kereta hias tersebut sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
Namun, korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Selain korban meninggal, tujuh peserta lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.
Insiden serupa juga terjadi di Izumiotsu ketika kereta hias lainnya terbalik saat melintasi tikungan jalan.
Seorang pria berusia 48 tahun yang sedang menaiki kereta hias tersebut tewas setelah tubuhnya terjepit di bawah kendaraan.
Kepolisian setempat juga melaporkan sembilan orang lainnya mengalami luka-luka dalam kecelakaan kedua tersebut.
Dengan demikian, kedua insiden yang terjadi pada hari yang sama mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 16 orang terluka.
Atraksi Berbelok Tanpa Berhenti Berisiko Menimbulkan Kecelakaan
Parade danjiri merupakan tradisi tahunan masyarakat Jepang yang menampilkan kereta hias berukuran besar dan ditarik menggunakan tenaga manusia menyusuri jalanan kota.
Tradisi tersebut awalnya diselenggarakan sebagai bentuk doa masyarakat agar memperoleh hasil panen yang melimpah, khususnya di wilayah barat daya Prefektur Osaka.
Salah satu atraksi utama dalam parade ini dikenal dengan istilah yarimawashi, yakni manuver membelokkan kereta hias dengan cepat tanpa menghentikan lajunya.
Atraksi tersebut menjadi salah satu bagian parade yang berisiko menimbulkan kecelakaan, terutama ketika kereta hias melewati tikungan jalan.
Menurut keterangan kepolisian, kedua kecelakaan pada Sabtu tersebut terjadi ketika kereta hias sedang melakukan manuver di tikungan.
Meski demikian, penyebab pasti kedua kereta hias tersebut terbalik belum dijelaskan lebih lanjut dalam laporan kepolisian yang dikutip kantor berita Kyodo.
Kecelakaan Serupa Terjadi Sepekan Sebelumnya
Kecelakaan dalam parade kereta hias danjiri bukan kali pertama terjadi di Prefektur Osaka.
Pada 3 Oktober 2026, sebanyak 11 orang dilaporkan mengalami luka-luka setelah sebuah kereta hias terguling di Kota Sakai.
Kota tersebut juga berada di wilayah barat daya Prefektur Osaka yang dikenal sebagai salah satu kawasan penyelenggaraan parade tradisional tersebut.
Rentetan kecelakaan ini menambah daftar insiden yang terjadi selama pelaksanaan parade kereta hias di Jepang pada Oktober 2026.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi 16 korban luka dalam dua kecelakaan terbaru maupun langkah penanganan lanjutan dari otoritas setempat.
- Penulis :
- Gerry Eka




