HOME  ⁄  News

Arab Saudi Perpanjang Sekolah Daring di Riyadh hingga 22 Oktober 2026 Usai Serangan Rudal yang Tewaskan 12 Orang

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Arab Saudi Perpanjang Sekolah Daring di Riyadh hingga 22 Oktober 2026 Usai Serangan Rudal yang Tewaskan 12 Orang
Foto: Asap tebal naik di dekat Bandara Internasional King Khalid di timur laut Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (19/9/2026).

Pantau - Pemerintah Arab Saudi memperpanjang kebijakan pembelajaran jarak jauh di sekolah-sekolah Kota Riyadh dan Kegubernuran Diriyah hingga 22 Oktober 2026, menyusul serangan rudal terhadap Bandara Internasional King Khalid yang menewaskan 12 orang dan melukai ratusan lainnya.

Kementerian Pendidikan Arab Saudi mengumumkan perpanjangan tersebut melalui akun resminya di platform media sosial X.

Kebijakan ini berlaku bagi seluruh murid, tenaga pengajar, dan staf administrasi sekolah di Riyadh serta Diriyah.

Selama perpanjangan kebijakan tersebut, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung melalui platform Madrasati dan layanan pendidikan daring resmi lainnya.

Sekolah di Riyadh Beralih ke Pembelajaran Daring Sejak 11 Oktober

Sekolah-sekolah di Riyadh dan Diriyah sebelumnya telah menerapkan pembelajaran jarak jauh selama satu pekan mulai 11 Oktober 2026.

Kebijakan awal tersebut diberlakukan sehari setelah serangan rudal menghantam Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada 10 Oktober 2026.

Pemerintah Arab Saudi kemudian memutuskan memperpanjang pembelajaran daring hingga Kamis (22/10/2026).

Melalui kebijakan tersebut, aktivitas pendidikan tetap dilaksanakan tanpa mengharuskan murid dan tenaga pendidik mengikuti pembelajaran secara langsung di sekolah.

Kementerian Pendidikan Arab Saudi memastikan proses belajar mengajar dapat dilanjutkan menggunakan Madrasati serta platform resmi lainnya.

Serangan Rudal di Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang

Berdasarkan laporan Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi, serangan rudal terhadap Bandara Internasional King Khalid mengakibatkan 12 orang meninggal dunia.

Selain korban meninggal, sebanyak 309 orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Bandara Internasional King Khalid merupakan fasilitas penerbangan yang berada di ibu kota Arab Saudi, Riyadh.

Serangan pada 10 Oktober tersebut menjadi latar belakang pemberlakuan pembelajaran jarak jauh di wilayah Riyadh dan Diriyah.

Kelompok Houthi Dilaporkan Berulang Kali Menyasar Bandara

Dalam beberapa hari terakhir, kelompok Houthi dari Yaman dilaporkan berulang kali menyasar Bandara Internasional King Khalid.

Situasi tersebut berlangsung ketika sekolah-sekolah di Riyadh dan Diriyah masih menjalankan kebijakan pembelajaran jarak jauh.

Hingga pengumuman perpanjangan tersebut, Kementerian Pendidikan Arab Saudi menetapkan 22 Oktober 2026 sebagai batas waktu terbaru pelaksanaan pembelajaran daring.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kemungkinan perpanjangan kebijakan setelah tanggal tersebut.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026