Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Ganda Putri Ana/Trias Akhiri Rekor Buruk dan Singkirkan Pearly/Thinaah di Malaysia Open 2026

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Ganda Putri Ana/Trias Akhiri Rekor Buruk dan Singkirkan Pearly/Thinaah di Malaysia Open 2026
Foto: Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma (kiri)/Meilysa Trias Puspitasari (kanan) saat melawan pasangan tuan rumah Pearly Tan/Thinaah Muralitharan pada babak 16 besar BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (8/1/2026). Ana/Trias menang dengan skor 26-24, 21-17 (sumber: PBSI)

Pantau - Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari (Ana/Trias) sukses membalas kekalahan dari pasangan Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan dengan kemenangan dua gim langsung di babak 16 besar Malaysia Open 2026.

Kemenangan Perdana atas Rival Berat

Ana/Trias menang dengan skor 26-24, 21-17 dalam pertandingan yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (8/1/2026).

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi pasangan Indonesia dari lima pertemuan sebelumnya melawan Pearly/Thinaah.

Sebelumnya, Ana/Trias selalu kalah, termasuk saat bertemu di final SEA Games 2025 di Thailand.

"Alhamdulillah kami bisa bermain dengan baik hari ini. Dari awal kami sudah siap dengan segala tekanan karena mereka main di depan publik sendiri, tapi kami fokus ke permainan kami saja," ungkap Febriana seusai pertandingan.

Gim Dramatis dan Strategi Bangkit

Gim pertama berlangsung dramatis saat Ana/Trias sempat unggul jauh 11-1 sebelum lawan menyamakan skor dan memaksa pertandingan berlanjut ke setting point.

Dalam situasi genting tersebut, pasangan Indonesia memutuskan bermain lebih agresif untuk merebut momentum.

"Setelah mereka bisa mengejar, kami saling mengingatkan untuk terus main berani. Di poin-poin kritis tidak boleh terlalu hati-hati karena sebelumnya kami sempat ragu-ragu," jelas Meilysa.

Trias juga mengungkapkan peran penting pelatih Karel Mainaky dalam menjaga fokus mereka saat lawan mulai mengejar.

"Setelah unggul jauh kami sempat mengendurkan tempo, tapi coach terus mengingatkan untuk menjaga fokus. Di kejar-kejaran poin itu kami hanya berpikir untuk terus mengejar bola," ia mengungkapkan.

Setelah menang ketat 26-24 di gim pertama, Ana/Trias tampil lebih tenang dan percaya diri di gim kedua.

Mereka memanfaatkan arah angin dan bermain lebih menekan untuk menutup gim kedua dengan skor 21-17.

"Kami masih ingat rasanya kalah di final SEA Games, sudah unggul di gim ketiga tapi tersusul. Rasa sakit itu kami ingat dan jadi motivasi supaya tidak terulang lagi hari ini," tambah Trias.

Tantangan Selanjutnya di Perempat Final

Ana/Trias akan melanjutkan perjuangan mereka di babak perempat final menghadapi pasangan unggulan keenam asal Korea Selatan, Bak Ha Na/Lee So Hee.

Bak Ha Na/Lee So Hee sebelumnya melaju ke perempat final usai menyingkirkan pasangan Taiwan Hu Ling Fang/Jheng Yu Chieh.

Penulis :
Leon Weldrick