Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Alwi Farhan Tegaskan Status Unggulan Bukan Jaminan Usai Lolos ke 16 Besar All England 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Alwi Farhan Tegaskan Status Unggulan Bukan Jaminan Usai Lolos ke 16 Besar All England 2026
Foto: (Sumber : Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan saat menghadapi wakil India Ayush Shetty pada babak pertama All England 2026 di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Rabu (4/3/2026). Alwi menang 19-21, 21-9, 21-17 dalam tempo 75 menit. (ANTARA/HO-PBSI))

Pantau - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan menegaskan status unggulan bukan jaminan di sektor tunggal putra setelah memastikan tiket babak 16 besar All England Open 2026.

Alwi melaju usai mengalahkan wakil India Ayush Shetty pada babak 32 besar yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, dengan skor 19-21, 21-9, 21-17 dalam tempo 75 menit.

"Beberapa pemain unggulan langsung tersingkir di babak pertama menjadi bukti nyata di tunggal putra, unggulan tidak selalu menjadi patokan. Siapa pun bisa memenangkan pertandingan. Semua punya kesempatan yang sama, jadi siapa yang lebih siap dia yang akan memenangkan pertandingan," ujar Alwi.

Kemenangan tersebut terjadi di tengah tersingkirnya sejumlah pemain unggulan pada babak pertama, termasuk unggulan teratas asal China Shi Yu Qi dan unggulan ketiga asal Denmark Anders Antonsen.

Pada gim pertama, Alwi sempat memimpin hingga enam poin sebelum laga beberapa kali terhenti akibat Ayush Shetty mengalami luka di lutut dan mendapat perawatan medis.

Setelah tertinggal 10-16, Shetty bangkit menyamakan kedudukan 17-17 dan merebut gim pertama 21-19.

"Saya rasa sempat kehilangan momentum di gim pertaa karena beberapa kali pertandingan terhenti akibat medical break. Tapi saya mencoba tetap fokus setiap poin," ungkap Alwi.

Memasuki gim kedua, Alwi tampil agresif dengan unggul 11-4 saat interval dan menutup gim dengan skor 21-9.

Pada gim ketiga, ia kembali unggul lima poin saat interval dan menjaga keunggulan hingga menang 21-17 meski sempat mendapat tekanan.

Alwi mengaku tampil di All England menjadi pengalaman emosional karena merupakan turnamen bulu tangkis tertua di dunia.

"Pertama-tama alhamdulillah. Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi saya bisa bermain di All England. Mimpi yang menjadi kenyataan," katanya.

Ia menjelaskan kunci kebangkitan pada dua gim terakhir dengan menyatakan, "Di gim kedua dan ketiga saya bisa bounce back. Saya bisa melawan diri saya sendiri, melawan rasa ragu-ragu yang ada di dalam diri,".

"Yang pasti saya mau berusaha setiap poinnya. Karena di sini kita tidak pernah benar-benar tahu kekuatan satu sama lain," tegasnya.

Selanjutnya, Alwi akan menghadapi wakil Taiwan yang juga unggulan ketujuh Chou Tien Chen yang melaju setelah rekan senegaranya Chi Yu Jen mundur saat skor 17-21, 21-14, 11-3.

Penulis :
Aditya Yohan