Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Sinner Bawa Modal Sunshine Double, Bidik Gelar Monte Carlo Masters

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Sinner Bawa Modal Sunshine Double, Bidik Gelar Monte Carlo Masters
Foto: (Sumber: Petenis Italia Jannik Sinner bereaksi dalam pertandingan perempat final BNP Paribas Open 2026 melawan petenis Amerika Learner Tien di Indian Wells, California, AS, Kamis (12/3/2026). BNP Paribas Open.)

Pantau - Petenis Italia Jannik Sinner menjadikan keberhasilan meraih Sunshine Double sebagai modal menghadapi turnamen Monte Carlo Masters 2026 yang berlangsung pada 5 hingga 12 April.

Sinner meraih Sunshine Double setelah menjuarai turnamen ATP Masters 1000 di Indian Wells dan Miami tanpa kehilangan satu set pun.

Ia menjadi petenis kedelapan dalam sejarah yang berhasil mencatatkan prestasi tersebut.

Sebelumnya, Sinner sempat tersingkir di perempat final Doha setelah kalah dari Jakub Mensik.

Ia kemudian datang lebih awal ke Indian Wells untuk beradaptasi dengan kondisi cuaca panas.

"Kami melakukan banyak persiapan di Indian Wells, dan tentu saja persiapan itu terus berlanjut," ujar Jannik Sinner.

Sinner menyebut persiapan fisik tersebut membantunya menghadapi pertandingan panjang.

Sinner menilai permukaan tanah liat memiliki karakter berbeda dan lebih menguras fisik.

"Permukaannya berbeda, kita semua tahu bahwa bermain di lapangan tanah liat sedikit lebih menguras fisik, tetapi tahun lalu saya bermain tenis dengan baik di permukaan ini, jadi mari kita lihat apa yang akan terjadi tahun ini," katanya.

Ia tetap optimistis dapat tampil baik meski tanah liat bukan permukaan favoritnya.

"Secara pribadi saya suka bermain di lapangan tanah liat. Ini bukan permukaan favorit saya, tetapi saya percaya bahwa saya juga dapat bermain tenis dengan baik," ujarnya.

Sinner berpeluang kembali ke peringkat satu dunia jika mampu menjuarai Monte Carlo Masters.

Ia sebelumnya kehilangan posisi puncak setelah kalah dari Carlos Alcaraz di final US Open.

Di Monte Carlo, Sinner berpotensi menghadapi Moise Kouame atau Ugo Humbert pada laga awal.

Turnamen ini menjadi ajang Masters 1000 pertama di lapangan tanah liat musim ini.

Penulis :
Gerry Eka