
Pantau - Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto menyampaikan keprihatinan atas gempa bumi yang mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara yang sempat disertai peringatan dini tsunami, serta menekankan pentingnya respons cepat dan terkoordinasi untuk menyelamatkan masyarakat.
Edi menegaskan bahwa prioritas utama dalam penanganan bencana ini adalah evakuasi warga dari wilayah terdampak, terutama di kawasan pesisir yang berpotensi terkena dampak tsunami.
"Prioritas utama saat ini adalah keselamatan masyarakat. Evakuasi harus dilakukan secara cepat dan terukur ke lokasi yang aman," ujar Edi.
Respons Darurat dan Akurasi Informasi
Edi mengapresiasi langkah cepat BMKG dalam mengeluarkan peringatan dini tsunami.
Namun, ia menekankan pentingnya akurasi sistem deteksi seperti sensor, buoy, dan tsunami gauge agar informasi yang disampaikan benar-benar tepat.
Ia juga meminta penyebaran informasi kepada masyarakat dilakukan secara cepat dan mudah dipahami, termasuk melalui mekanisme pesan singkat atau SMS blast.
Dalam penanganan darurat, Basarnas bersama tim SAR, TNI, Polri, dan pemerintah daerah diminta bergerak cepat, khususnya di wilayah pesisir dan daerah terpencil.
Koordinasi lintas instansi dinilai krusial dalam pemetaan korban, penentuan lokasi pengungsian, serta penyediaan logistik dan layanan medis.
Asesmen Infrastruktur dan Operasional Transportasi
Komisi V DPR RI mendorong Kementerian PUPR segera melakukan asesmen kerusakan infrastruktur dalam waktu 1x24 jam.
Fokus asesmen diarahkan pada pemulihan fasilitas vital yang dibutuhkan masyarakat.
Di sektor transportasi, Kementerian Perhubungan diminta memastikan pelabuhan dan bandara tetap aman dan operasional.
Pemeriksaan runway dan dermaga pascagempa dinilai penting untuk menjaga kelancaran distribusi logistik.
"Komisi V akan memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan secara optimal, dengan koordinasi yang kuat dan fokus utama pada perlindungan masyarakat," tegasnya.
Penanganan bencana diharapkan dilakukan secara komprehensif mulai dari tahap tanggap darurat hingga pemulihan agar masyarakat terdampak dapat segera kembali beraktivitas dengan aman.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Tria Dianti








