Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BNPB Salurkan Logistik dan Trauma Healing Pascagempa Maluku Utara, Ribuan Warga Masih Mengungsi

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

BNPB Salurkan Logistik dan Trauma Healing Pascagempa Maluku Utara, Ribuan Warga Masih Mengungsi
Foto: (Sumber: Wagub Malut, Sarbin Sehe bersama BNPB melakukan rapat untuk siapkan dukungannya di masa tanggap darurat bencana Ternate, Minggu (5/4/2026). Antara/Abdul Fatah.)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyiapkan bantuan logistik untuk dua minggu ke depan bagi wilayah kepulauan terjauh di Maluku Utara pascagempa bermagnitudo 7,6 yang terjadi pada 2 April 2026.

Distribusi bantuan difokuskan ke daerah seperti Pulau Mayau dan Tifure di Pulau Batang Dua.

BNPB juga berkoordinasi mengerahkan Kapal Negara SAR milik Basarnas untuk mendukung penyaluran logistik ke wilayah terdampak.

Selain itu, BNPB memberikan pendampingan trauma healing bagi warga melalui Dinas Sosial dengan dukungan TNI dan Polri.

Dampak Gempa dan Wilayah Terdampak

Gempa berdampak pada empat kabupaten dan dua kota yang mencakup 27 kecamatan serta 46 desa atau kelurahan.

Wilayah terdampak meliputi Kota Ternate dan Kota Tidore masing-masing tujuh kecamatan, serta Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Utara, Halmahera Tengah, dan Halmahera Selatan.

Data sementara mencatat tidak ada korban meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan.

Jumlah pengungsi mencapai sekitar 2.000 jiwa dengan 1.107 jiwa atau 113 kepala keluarga masih berada di lokasi pengungsian.

Kerusakan fisik meliputi 99 rumah rusak berat, 66 rumah rusak sedang, dan 139 rumah rusak ringan.

Pemerintah Percepat Penanganan

Wakil Gubernur Maluku Utara menekankan pentingnya langkah cepat dan terintegrasi dalam penanganan dampak bencana.

BNPB menyatakan kesiapan pemerintah pusat untuk mendukung penuh masa tanggap darurat.

Mekanisme perbaikan rumah warga akan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan.

Seluruh instansi pemerintah juga berkomitmen tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat meskipun dalam masa libur nasional.

Penulis :
Gerry Eka