
Pantau - Atlet panjat tebing speed putri Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang membawa pulang medali dari World Climbing Series Wujiang 2026 di China.
Desak Made meraih medali perunggu pada nomor speed individu putri setelah menang atas atlet Polandia Natalia Kalucka dalam perebutan tempat ketiga.
Atlet asal Bali itu mencatatkan waktu 6,17 detik, sedangkan Natalia Kalucka membukukan waktu 6,39 detik.
Medali emas diraih atlet Polandia Aleksandra Kalucka setelah mengalahkan Elizaveta Ivanova di babak final.
Elizaveta Ivanova merupakan atlet netral individu yang bertanding tanpa mewakili negara dan tanpa menggunakan bendera maupun lagu kebangsaan.
Atlet netral individu mayoritas berasal dari Rusia dan Belarus.
Desak Singkirkan Rajiah dan Atlet Amerika Serikat
Setelah lolos babak kualifikasi, Desak menghadapi rekan senegaranya Rajiah Sallsabillah pada babak 16 besar.
Desak menang dengan catatan waktu 6,36 detik, sementara Rajiah mencatatkan 6,53 detik.
Pada babak perempat final, Desak menghadapi atlet Amerika Serikat Isis Rothfork.
Desak kembali menang dengan catatan waktu 7,61 detik.
Sementara itu, Isis Rothfork dinyatakan fall atau gagal mencatatkan waktu.
Langkah Desak Terhenti di Semifinal
Perjalanan Desak menuju final terhenti di babak semifinal setelah kalah dari Aleksandra Kalucka.
Desak mencatatkan waktu 6,33 detik, sedangkan Aleksandra Kalucka membukukan waktu 6,09 detik.
Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia mengirim sembilan atlet speed ke World Climbing Series Wujiang 2026.
Sembilan atlet tersebut terdiri atas lima atlet putra dan empat atlet putri.
- Penulis :
- Gerry Eka





