
Pantau - Ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida dan Rinjani Kwinnara Nastine mengakui ketangguhan pasangan unggulan pertama asal Jepang Rin Iwanaga dan Kie Nakanishi setelah tersingkir pada perempat final Thailand Open 2026 di Bangkok, Jumat, 15 Mei 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Isyana/Rinjani kalah melalui pertarungan tiga gim dengan skor 12-21, 21-12, dan 17-21.
Pasangan muda Indonesia itu mengaku sempat kesulitan menghadapi pola permainan agresif lawan, terutama pada gim pertama.
“Pada pertandingan hari ini, kami cukup kebingungan terutama di gim pertama,” ujar Isyana seperti dikutip dari PBSI.
Ia menjelaskan mereka mulai menemukan ritme permainan pada gim kedua hingga mampu menyamakan kedudukan.
“Kemudian, kami bisa main lebih tenang, santai dan fokus di gim kedua,” ungkapnya.
Gagal Maksimalkan Momentum di Gim Penentuan
Memasuki gim ketiga, pertandingan berlangsung ketat dengan perolehan poin yang saling mengejar.
Namun, Isyana mengakui pasangan Jepang tampil lebih tenang dalam situasi krusial di akhir pertandingan.
“Masuk gim ketiga skornya kejar-kejaran hanya memang kami harus akui mereka bisa lebih tenang di poin-poin akhir,” katanya.
Rinjani menambahkan lawan sebenarnya sempat berada dalam tekanan dan tampil kurang maksimal pada beberapa momen pertandingan.
Sayangnya, kesempatan tersebut gagal dimanfaatkan pasangan Indonesia untuk membalikkan keadaan.
“Namun, kami juga tidak bisa ambil kesempatan di gim ketiga jadi mereka bisa pegang kontrolnya di akhir-akhir,” tutur Rinjani.
Tetap Bersyukur dan Fokus ke Malaysia Masters
Meski langkah mereka terhenti di perempat final, Isyana/Rinjani tetap bersyukur atas hasil yang diraih dalam turnamen level BWF Super 500 tersebut.
Pasangan Indonesia itu menilai perjalanan mereka di Thailand Open tidak mudah karena harus menghadapi lawan berat sejak babak awal.
“Alhamdulillah bisa sampai di perempat final karena dari babak pertama lawannya juga tidak mudah,” kata Rinjani.
Ia menegaskan mereka akan menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi turnamen berikutnya.
“Semoga minggu depan di Malaysia Masters bisa mendapat hasil yang lebih baik,” ujarnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





