
Pantau - World Boxing Association (WBA) resmi menaikkan status Rolando “Rolly” Romero menjadi juara super kelas welter setelah menilai prestasi petinju asal Amerika Serikat tersebut di berbagai divisi.
Keputusan itu diumumkan WBA setelah menerima permintaan resmi dari tim Romero dan melakukan peninjauan terhadap rekam jejaknya sebagai juara dunia.
WBA Nilai Prestasi Romero Layak Dapat Status Juara Super
Dalam pernyataannya, WBA mengatakan, “Keputusan tersebut dibuat oleh Komite Kejuaraan WBA setelah permintaan resmi dari tim Romero dan setelah meninjau prestasinya sebagai juara WBA di tiga divisi.”
Status juara super diberikan kepada petinju yang dinilai menjadi salah satu yang terbaik di divisinya serta mendapat fleksibilitas lebih dalam menjalani pertarungan wajib.
Romero pertama kali merebut gelar interim kelas ringan WBA pada Agustus 2020 setelah mengalahkan Jackson Marinez.
Ia kemudian menjadi juara dunia kelas super ringan WBA pada Mei 2023 usai mengalahkan Ismael Barroso.
Terbaru, Romero mengamankan gelar juara dunia kelas welter WBA setelah mengalahkan Ryan Garcia pada Mei 2025.
Kemenangan atas Garcia membuat Romero kini mengoleksi rekor 17 kemenangan, termasuk 13 kemenangan lewat knockout (KO), dan dua kekalahan.
Sabuk Juara Reguler WBA Kelas Welter Jadi Kosong
Dengan naiknya status Romero menjadi juara super, sabuk juara reguler WBA kelas welter kini dinyatakan kosong.
WBA kemudian menunjuk Shakhram Giyasov dan Jack Catterall untuk memperebutkan gelar tersebut.
Pertarungan itu dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei di Piramida Giza dalam ajang yang juga menghadirkan duel juara kelas berat Oleksandr Usyk melawan legenda kickboxing Rico Verhoeven.
WBA juga memutuskan Romero wajib menghadapi pemenang duel Giyasov kontra Catterall maksimal 180 hari setelah pertarungan berlangsung.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





