
Pantau - Pemerintah Kabupaten Bogor melepas ratusan peserta Gowes Napak Tilas Bogor sejauh 64 kilometer dari Pendopo Bupati di Cibinong menuju Pendopo Malasari, Kecamatan Nanggung, dalam rangka menelusuri jejak pemerintahan darurat Kabupaten Bogor pada masa perjuangan kemerdekaan.
Telusuri Jejak Sejarah Kabupaten Bogor
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mewakili Bupati Bogor melepas peserta gowes pada Selasa (2/6) dan turut mengiringi rombongan dengan bersepeda.
Ajat mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 sekaligus upaya mengenalkan kembali sejarah daerah kepada masyarakat.
“Gowes ini bukan sekadar olahraga. Kegiatan ini merupakan perjalanan penuh makna untuk menelusuri jejak sejarah Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Peserta menempuh perjalanan sekitar 64 kilometer dengan titik persinggahan di Kantor Kecamatan Leuwiliang dan Kantor Kecamatan Nanggung sebelum mencapai tujuan akhir di Pendopo Malasari.
Menurut Ajat, kegiatan itu menggabungkan wisata sejarah dengan pengenalan potensi alam dan wilayah yang dilintasi sepanjang perjalanan.
Pendopo Malasari Jadi Simbol Perjuangan
Pendopo Malasari dipilih sebagai lokasi akhir karena memiliki nilai historis penting bagi Kabupaten Bogor.
Bangunan tersebut pernah menjadi pusat pemerintahan darurat Kabupaten Bogor pada masa Agresi Militer Belanda II sekitar 1948 hingga 1950.
Saat itu pemerintahan Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Raden Ipik Gandamana berpindah ke Malasari untuk menghindari serangan Belanda, namun aktivitas pemerintahan tetap berjalan dari kawasan tersebut.
“Ini adalah perjalanan bersejarah yang mengingatkan kita pada akar dan identitas Kabupaten Bogor. Semoga kegiatan ini menjadi titik balik untuk semakin mencintai dan menjaga Kabupaten Bogor, Kuta Udaya Wangsa, yang memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan alam yang luar biasa,” ujar Ajat.
Ia menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan perkembangan infrastruktur dan potensi wilayah Bogor bagian barat, termasuk akses menuju kawasan Malasari.
Selain mempererat silaturahmi antarpeserta, Gowes Napak Tilas Bogor diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap Kabupaten Bogor menjelang puncak peringatan HJB ke-544 yang tahun ini dipusatkan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung.
- Penulis :
- Aditya Yohan





