HOME  ⁄  Olahraga

Indonesia Hanya Kirim Dua Atlet ke Kejuaraan Dunia Panjat Tebing Remaja 2026, FPTI Utamakan Evaluasi Teknis

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Indonesia Hanya Kirim Dua Atlet ke Kejuaraan Dunia Panjat Tebing Remaja 2026, FPTI Utamakan Evaluasi Teknis
Foto: Foto: Pelatih Timnas Panjat Tebing Disiplin Speed Indonesia Galar Pandu Asmoro (kanan), Asisten Pelatih Timnas Panjat Tebing Disiplin Speed Indonesia Fitriyani (kedua kanan), beserta tim dan ofisial, bersiap berangkat ke Polandia dari Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Kamis (2/7/2026). (Sumber: PP FPTI)

Pantau - Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) hanya mengirim dua atlet ke World Climbing Youth Championship 2026 di Arco, Italia, setelah melakukan evaluasi teknis dan mempertimbangkan efisiensi anggaran, termasuk hanya satu atlet untuk nomor speed.

Evaluasi Teknis Jadi Dasar Pemilihan Atlet

Pelatih Timnas Panjat Tebing Disiplin Speed Indonesia Galar Pandu Asmoro mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil penilaian selama masa latihan.

"Jadi berdasarkan hasil penilaian selama latihan diputuskan hanya Haddan yang berangkat," kata Galar.

Menurut Galar, dua atlet remaja yang masuk dalam skuad pelatnas disiplin speed adalah Haddan Malik Baqmuhyibar dan Naura Jasmine.

Namun, hasil evaluasi menetapkan hanya Haddan yang diberangkatkan ke kejuaraan dunia.

Galar menjelaskan kebijakan serupa juga diterapkan pada disiplin lead dan boulder.

"Makanya total dua atlet putra yang dikirim ke Italia yakni Haddan dan Ardana Cikal Damarwulan guna mengikuti disiplin lead dan boulder," ujarnya.

Haddan akan tampil pada kategori U19 nomor speed individu putra, sedangkan Ardana Cikal Damarwulan akan bertanding pada kategori U17 nomor lead individu putra dan boulder individu putra.

Kejuaraan Digelar di Italia

World Climbing Youth Championship 2026 berlangsung di Stadion Rock Master Climbing, Arco, Italia, pada 18–25 Juli 2026.

Ajang yang diselenggarakan oleh World Climbing, sebelumnya dikenal sebagai Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC), mempertemukan atlet-atlet muda terbaik dunia pada tiga disiplin, yakni speed, lead, dan boulder.

Keikutsertaan Haddan dan Cikal bertujuan memberikan pengalaman bertanding di level dunia sekaligus mengukur kemampuan atlet muda Indonesia menghadapi persaingan internasional.

World Climbing Youth Championship juga menjadi salah satu kompetisi pembinaan paling bergengsi dalam kalender panjat tebing internasional serta menjadi ajang persiapan menuju level senior.

Haddan sebelumnya meraih medali emas kategori U17 nomor speed individu putra pada IFSC Youth Asian Championship 2025 di Guiyang, China.

Sementara itu, Ardana Cikal Damarwulan merupakan peraih medali emas nomor lead putra pada SEA Games 2025 di Thailand.

PP FPTI menyatakan kedua atlet telah berangkat menuju Italia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Kamis dengan didampingi tim pelatih.

Penulis :
Arian Mesa