
Pantau - Atlet panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan gagal membawa pulang medali dari ajang World Climbing Youth Championship Arco 2026 di Italia setelah finis di peringkat ketujuh pada final nomor boulder U17 putra, Sabtu.
Tembus Final Usai Tampil Konsisten
Ardana Cikal mencatatkan total skor 19,9 pada babak final yang diikuti delapan atlet terbaik dunia.
Atlet berusia 16 tahun asal Jawa Barat itu berhasil menembus babak puncak setelah melalui persaingan ketat sejak fase kualifikasi.
Pada babak kualifikasi, Cikal menempati peringkat ke-21 dari 103 peserta dengan total skor 94,6 sehingga berhak melaju ke semifinal.
Ia kemudian meningkatkan performanya di semifinal dengan finis di posisi keenam dari 24 peserta berkat raihan skor 69,5 untuk mengamankan tiket ke final.
Jepang Kuasai Podium, Indonesia Bawa Pulang Perak
Medali emas nomor boulder U17 putra diraih atlet Jepang Kazuki Nakata dengan skor 99,3.
Medali perak menjadi milik wakil Jepang Taketo Saiki yang membukukan skor 74,7.
Medali perunggu direbut atlet Korea Selatan Hayool Lee dengan skor 59,5.
Indonesia mengirimkan dua atlet pada World Climbing Youth Championship Arco 2026 yang berlangsung pada 18-25 Juli, yakni Haddan Malik Baqmuhyibar dan Ardana Cikal Damarwulan.
Haddan berhasil mempersembahkan medali perak pada nomor speed U19 putra.
Sementara itu, Cikal tampil pada nomor lead dan boulder.
Dua hari sebelumnya, Cikal juga gagal melaju ke final nomor lead setelah terhenti di semifinal dengan menempati peringkat ke-13.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





