
Pantau - Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat memprioritaskan penanganan medis bagi korban insiden ambruknya tribun penonton pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drifting 2026 di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, yang menyebabkan 90 orang menjadi korban.
Ketua Umum Pengurus IMI Pusat Moreno Soeprapto menyatakan pihaknya terus mengawal proses penanganan seluruh korban hingga pulih sepenuhnya.
"Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik hingga sembuh total," ungkap Moreno Soeprapto.
IMI juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk memastikan seluruh korban memperoleh layanan medis yang memadai.
"Penanganan para korban menjadi prioritas utama saat ini," katanya.
Moreno turut menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut serta mendoakan agar seluruh korban dapat segera pulih dan kembali berkumpul bersama keluarga.
IMI mendukung penyelidikan yang dilakukan Kepolisian Resor Banyumas guna mengungkap penyebab pasti ambruknya tribun secara transparan dan akurat.
Moreno juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Kepala Polres Banyumas Komisaris Besar Polisi Petrus P. Silalahi, serta tenaga medis di 11 rumah sakit rujukan yang terlibat dalam penanganan korban.
Sebagai tindak lanjut, IMI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan dan penyelenggaraan kejuaraan drifting di Indonesia.
"Kami berkomitmen penuh untuk memperketat standar keselamatan ajang balap agar ekosistem ini tetap aman, profesional, dan semakin maju bagi seluruh penikmat otomotif tanah air," tegasnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



