
Pantau - Atlet balap sepeda Indonesia Terry Yudha Kusuma menjadikan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Track Indonesia Cycling 2026 sebagai ajang pemanasan dan evaluasi performa sebelum tampil pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Fokus Kumpulkan Poin dan Jaga Performa
Terry Yudha mengatakan Kejurnas Track menjadi kesempatan untuk menjaga atmosfer pertandingan sekaligus mengumpulkan poin pribadi sebagai bahan evaluasi menjelang agenda internasional.
"Kalau saya pribadi ingin mengumpulkan poin pribadi. Kalau waktu kayaknya enggak terlalu karena fokus permainan, nomor madison," ujarnya di Jakarta International Velodrome, Jakarta.
Menurutnya, persiapan menuju Asian Games harus dilakukan melalui pengaturan latihan yang tepat, termasuk menentukan waktu latihan berintensitas tinggi dan agenda uji coba agar performa mencapai puncak saat kompetisi.
"Kalau mendekati kompetisi kita mengurangi latih tanding. Tetapi setelah ini akan ada try out Asia Cup di Thailand," katanya.
Terry menegaskan siap tampil maksimal apabila mendapat kesempatan mengikuti agenda uji coba internasional, sementara pengaturan puncak performa sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim pelatih.
"Kalau disuruh berangkat try out pasti all out. Kalau peak, pelatih yang akan mengatur dan sudah dihitung," ucapnya.
Optimistis Bersaing di Nomor Madison
Peraih medali emas nomor criterium SEA Games 2023 itu menilai peluang Indonesia pada nomor permainan di Asian Games masih terbuka meski persaingan dipastikan berlangsung ketat.
"Kalau di kejuaraan Asia memang berat, kalau permainan masih punya kans, di lapangan semua bisa terjadi," ujarnya.
Terry menyebut Jepang dan China menjadi pesaing utama Indonesia pada cabang balap sepeda trek.
"Persaingannya ada Jepang dan China," katanya.
Sebelum menghadapi Asian Games, Terry mencatat hasil positif pada Indonesia Track Cup 2026 dengan meraih medali emas nomor scratch, emas nomor team pursuit dan elimination, perak nomor point race dan elimination, serta perunggu nomor madison sebagai modal menghadapi kompetisi internasional.
- Penulis :
- Aditya Yohan





