
Pantau - Asisten pelatih tim nasional panjat tebing disiplin speed Indonesia Fitriyani meminta para atlet meningkatkan konsistensi performa meski pasangan Kadek Adi Asih dan Raji'ah Sallsabillah berhasil meraih medali perak nomor speed relay putri dalam World Climbing Series Chongqing 2026 di China, Minggu (20/9/2026).
Fitriyani menilai menjaga performa dalam setiap turnamen menjadi salah satu pekerjaan rumah timnas panjat tebing Indonesia.
"Kenyataannya memang mempertahankan gelar lebih susah daripada mengejarnya," kata Fitriyani dalam keterangan tertulis di Jakarta seusai mendampingi pasangan tersebut menerima medali.
Menurut dia, konsistensi perlu ditingkatkan agar performa para atlet tetap terjaga dalam setiap turnamen yang diikuti.
Fitriyani juga menyatakan kebijakan memasangkan atlet dalam nomor relay putra, putri, maupun campuran bukan menjadi masalah utama karena seluruh atlet siap bertanding bersama pasangan mana pun sesuai kebutuhan tim.
Kadek dan Raji'ah Raih Medali Perak
Pasangan Kadek Adi Asih dan Raji'ah Sallsabillah meraih medali perak nomor speed relay putri setelah kalah cepat dari wakil tuan rumah China, Jingyue Fan dan Shaoqin Zhang.
Kadek mencatatkan waktu 6,7 detik, sedangkan Raji'ah membukukan 8,6 detik sehingga keduanya memperoleh total waktu 15,3 detik.
Fan mencatatkan waktu 6,43 detik dan Zhang 6,54 detik sehingga pasangan China tersebut membukukan total waktu 12,97 detik.
Medali perunggu diraih pasangan Italia Giulla Randi dan Beatrice Colli setelah mengalahkan wakil Prancis Louise Fountaine dan Capucine Viglione.
Tim Putra Terhenti di Perempat Final
Indonesia menurunkan Antasyafi Robby Al Hilmi dan Raharjati Nursamsa pada nomor speed relay putra.
Langkah pasangan Indonesia tersebut terhenti pada babak perempat final.
Medali emas nomor speed relay putra akhirnya diraih pasangan Ukraina, sedangkan medali perak dan perunggu masing-masing menjadi milik wakil Amerika Serikat dan China.
Indonesia juga mengikuti nomor speed individu putra, speed individu putri, dan speed relay campuran dalam World Climbing Series Chongqing 2026.
Namun, atlet Indonesia belum berhasil membawa pulang medali dari ketiga nomor tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan




