HOME  ⁄  Olahraga

Tim Dayung Indonesia Tembus Enam Final Asian Games 2026 dan Buka Peluang Tambah Medali

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tim Dayung Indonesia Tembus Enam Final Asian Games 2026 dan Buka Peluang Tambah Medali
Foto: (Sumber :Arsip foto - Tim dayung putri Indonesia (dari kanan) Nur Azizah Patwa, Andi Reski Rahmawati, Yunita Huby, Aisah Nabila melambaikan tangan ke arah penonton usai final nomor dayung putri empat orang SEA Games 2025 di Royal Thai Navy Rowing and Canoeing Training Center, Ban Chang, Rayong, Chon Buri, Thailand, Selasa (16/12/2025).ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym..)

Pantau - Tim rowing atau dayung Indonesia menghadapi hari penentuan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menempatkan wakil pada enam Final A yang memperebutkan medali di Nagaragawa International Regatta Course, Gifu, Jepang, Kamis (24/9/2026).

Enam Final A tersebut berasal dari nomor men's double sculls, men's pair, women's single sculls, lightweight men's double sculls, men's quadruple sculls, dan men's four.

Sementara itu, dua wakil Indonesia pada nomor women's four dan women's pair akan berlomba di Final B.

Ali-Rafiq Jadi Salah Satu Andalan Indonesia

Perhatian tertuju kepada pasangan Ali Mardiansyah dan Rafiq Wijdan Yasir yang akan turun pada Final A lightweight men's double sculls pukul 13.30 WIB.

Ali dan Rafiq memiliki catatan prestasi internasional setelah meraih medali perak pada Kejuaraan Dunia Dayung 2025 di Shanghai dengan waktu 6 menit 47,40 detik.

Pencapaian tersebut menjadi medali pertama Indonesia dari kejuaraan dunia dayung.

Saat itu, Ali dan Rafiq berada di belakang pasangan China Li Yawei dan Sun Man yang membukukan waktu 6 menit 44,90 detik.

Peluang medali lainnya datang dari Memo dan Febrian yang akan bertanding pada Final A men's double sculls pukul 07.00 WIB.

Memo dan Febrian memastikan tiket ke Final A setelah menempati peringkat ketiga heat pertama dengan catatan waktu 6 menit 15,26 detik pada Rabu (23/9/2026).

Bagi Memo, pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan untuk kembali meraih medali setelah memperoleh perunggu men's double sculls pada Asian Games Hangzhou.

Enam Final A Digelar dalam Sehari

Setelah Memo dan Febrian, Ferdiansyah dan Asuhan Pattiiha dijadwalkan tampil pada Final A men's pair pukul 08.20 WIB.

Ferdiansyah dan Asuhan sebelumnya menjadi bagian dari skuad men's eight Indonesia yang meraih medali perunggu pada Asian Games Hangzhou bersama Sulpianto dan Ardi Isadi.

Dari sektor putri, Mutiara Rahma Putri menjadi satu-satunya wakil Indonesia pada Final A women's single sculls dan dijadwalkan berlomba pukul 12.10 WIB.

Mutiara sebelumnya meraih medali perunggu Asian Games Hangzhou pada nomor lightweight women's double sculls bersama Chelsea Corputty.

Pada Kejuaraan Asia 2025, Mutiara dan Chelsea juga merebut medali perak lightweight double sculls, sementara Mutiara menjadi bagian dari kuartet Indonesia yang memperoleh perak women's quadruple sculls.

Dua Final A terakhir bagi Indonesia berlangsung menjelang sore, yakni men's quadruple sculls pukul 14.30 WIB dan men's four pukul 14.50 WIB.

Enam Final A yang berlangsung dalam rentang kurang dari delapan jam tersebut membuka kesempatan bagi cabang dayung Indonesia untuk menambah perolehan medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pada Asian Games Hangzhou, tim dayung Indonesia meraih tiga medali perunggu dari nomor men's double sculls, men's eight, serta lightweight women's double sculls.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026