
Pantau - Dua lifter putra Indonesia, Ricko Saputra dan Eko Yuli Irawan, memasang entri total hanya lima kilogram di bawah angka tertinggi pada kelas masing-masing dalam cabang angkat besi Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Kamis (24/9/2026).
Berdasarkan Start List Package versi kedua yang diterbitkan Federasi Angkat Besi Internasional (IWF), Ricko mencatat entri total 300 kilogram pada kelas 60 kilogram putra.
Angka tertinggi pada kelas tersebut mencapai 305 kilogram yang didaftarkan lifter Korea Utara Pang Un Chol.
Ricko Hadapi Persaingan Ketat di Kelas 60 Kilogram
Ricko berada di kelompok atas bersama lifter Thailand Theerapong Silachai yang juga memasang entri total 300 kilogram.
K' Duong dari Vietnam dan Yang Yang dari China sama-sama mendaftarkan 295 kilogram, sedangkan Otepbergen Aliyev dari Kazakhstan memasang 290 kilogram.
Aqeel Abdullah Aljasim dari Arab Saudi mencatat 288 kilogram dan Eleaphraime Limmong dari Filipina mendaftarkan 285 kilogram.
Sebanyak delapan lifter akan bersaing pada Grup A kelas 60 kilogram putra.
Selisih tipis dalam daftar entri memberikan gambaran awal mengenai ketatnya persaingan yang akan dihadapi Ricko, meski entri total merupakan angka yang didaftarkan sebelum pertandingan dan tidak mencerminkan hasil akhir.
Ricko dijadwalkan bertanding mulai pukul 11.30 WIB di Nagoya City Trade and Industry Center.
Eko Yuli Bersaing di Kelas 65 Kilogram
Persaingan ketat juga menanti Eko Yuli Irawan yang memasang entri total 315 kilogram pada kelas 65 kilogram putra.
Angka tersebut terpaut lima kilogram dari entri tertinggi 320 kilogram yang didaftarkan Sairamkez Akmolda dari Kazakhstan, He Yueji dari China, dan Pak Myong Jin dari Korea Utara.
Eko berada dalam kelompok yang sama dengan Tran Minh Tri dari Vietnam, Seraj Alsaleem dari Arab Saudi, serta Patsaphong Thongsuk dari Thailand yang juga memasang entri total 315 kilogram.
Lifter Jepang Tatsuma Yamashita mencatat entri total 300 kilogram.
Tujuh dari delapan lifter Grup A kelas 65 kilogram memiliki entri total dalam rentang 315 hingga 320 kilogram.
Eko dijadwalkan bertanding pukul 15.00 WIB di Nagoya City Trade and Industry Center atau sekitar tiga setengah jam setelah pertandingan Ricko dimulai.
Start list yang diterbitkan IWF pada 22 September menempatkan Ricko dan Eko di Grup A pada kelas masing-masing.
- Penulis :
- Aditya Yohan




