HOME  ⁄  Olahraga

Pelatih Sebut Perunggu Jasmine di BMX Racing Asian Games 2026 Lampaui Ekspektasi Tim

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pelatih Sebut Perunggu Jasmine di BMX Racing Asian Games 2026 Lampaui Ekspektasi Tim
Foto: (Sumber :Pelatih BMX Racing Indonesia Ari Kristianto dalam wawancara cegat di Nagoya Velodrome BMX Race Cource, Senin (28/9/2026). ANTARA/Arindra Meodia.)

Pantau - Pelatih BMX Racing Indonesia Ari Kristianto menyebut medali perunggu yang diraih Jasmine Azzahra Setyobuddi pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berada di luar ekspektasi tim di tengah persaingan ketat dengan pembalap tuan rumah Jepang dan China.

Jasmine mengamankan posisi ketiga nomor BMX Racing putri dengan catatan waktu 34,932 detik di Nagoya Velodrome BMX Race Course, Jepang, Senin (28/9/2026).

“Di luar ekspektasi kita. Kita tahu bahwa tuan rumah sama China sudah beda kelas sama kita, tapi Alhamdulillah dengan hasil ini bisa buat kita bekerja keras,” kata Ari.

Tim Sempat Targetkan Pertahankan Emas

Ari mengatakan tim Indonesia sebelumnya memasang target mempertahankan medali emas yang diperoleh pada Asian Games Hangzhou.

Indonesia pada ajang tersebut berhasil membawa pulang medali emas dan perunggu dari cabang BMX Racing.

“Terakhir di Hangzhou kita dapat emas sama perunggu. Di sini sebenarnya target untuk mempertahankan emasnya, tapi kita tahu memang kita datang ke tempatnya tuan rumah. Jadi kita realistis, kita dapat medali,” ujar Ari.

Tim pelatih berupaya meningkatkan kepercayaan diri para atlet menjelang babak final setelah beberapa tahapan perlombaan masih diwarnai rasa gugup.

“Yang Moto 1 sampai final tadi itu memang agak nervous. Terus kita sampaikan sama atlet-atlet bahwa ini adalah hari yang dinanti-nanti setelah kita beberapa bulan TC. Jadi pas final tadi kita main lepas saja, bukan tentang kita terakhir dapat emas atau perunggu, yang penting kita sekarang medali dulu,” kata Ari.

Kondisi Atlet Jadi Pertimbangan Tim

Indonesia masih mempertimbangkan keikutsertaan dalam World Cup BMX Racing di China karena tim kemungkinan lebih dahulu menjalani masa transisi dan pemulihan kondisi atlet.

Ari mengatakan Jasmine masih membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi setelah menjalani operasi pada Januari dan belum kembali dalam kondisi 100 persen.

Sementara itu, pembalap putra Rifki Fasya Ahsana masih mengalami cedera pada lutut dan pergelangan kaki sebelum berangkat ke Asian Games.

“Rifki kondisinya juga kurang baik, ada cedera di lutut sama ankle sebelum kita berangkat ke sini. Jadi mungkin untuk Rifki itu untuk masuk keempat sudah luar biasa,” kata Ari.

Target awal sektor putra adalah menembus babak final, sementara Rifki kemudian finis di peringkat keempat dengan catatan waktu 32,947 detik.

Pada sektor putri, Jasmine finis ketiga dengan waktu 34,932 detik, sedangkan Amellya Nur Sifa menempati peringkat kelima dengan 35,764 detik.

Pembalap Indonesia lainnya, Rio Akbar, harus mengakhiri perjuangannya pada babak kualifikasi sektor putra.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026